Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

BBWSBS Bersihkan Eceng Gondok di Rowo Jombor

Angga Purenda • Jumat, 1 Desember 2023 | 23:44 WIB
Aparat Polri saat membersihkan tanaman eceng gondok di salah satu titik di Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kamis (30/11).
Aparat Polri saat membersihkan tanaman eceng gondok di salah satu titik di Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kamis (30/11).

RADARKLATEN.COM - Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar kegiatan pembersihan tanaman eceng gondok di Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kamis (30/11).

Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong-royong dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari komunitas, relawan, TNI, Polri hingga masyarakat.

Kegiatan pembersihan tanaman eceng gondok di Rowo Jombor itu dibagi dalam beberapa titik.

Diharapkan dengan gerakan tersebut menjadikan waduk yang memili luas sekira 108 hektar itu tidak tertutup dengan tanaman tersebut.

“Kegiatan kerja bakti ini untuk membersihkan eceng gondok yang ada di waduk. Diikuti ratusan orang dengan harapan masyarakat juga termotivasi untuk melaksanakan yang serupa,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Bengawan Solo, Naryo Widodo, kemarin (30/11).

Lebih lanjut, Naryo menjelaskan, bahwa sebelumya pembersihan tanaman eceng gondok telah dilakukan.

Tetapi tak lama dari kegiatan pembersihan itu mulai tumbuh kembali tanaman tersebut yang menutupi bagian permukaan waduk.

Naryo mengharapakan, melalui gerakan tersebut agar masyarakat di sekitar Rowo Jombor tumbuh kesadaran untuk menjaga waduk tersebut.

Termasuk untuk tidak mengotori waduk sehingga memberikan manfaat lebih bagi masyarakat terutama terakit kepariwisataan.

“Kami harapkan bagi masyarakat yang bisa mengolah dan mengembangkan tanaman eceng gondok ini menjadi kerajinan. Salah satunya menjadi tas,” ucapnya.

Di sisi lain, Naryo menyoroti baku mutu air di Rowo Jombor mengalami penurunan. Terlebih lagi saat dirinya menaiki perahu ke tengah waduk tercium bau dan kondisinya kotor. Salah satu penyebabnya karena banyak keramba yang menjamur di tengah waduk.

“Kotoran itu misalnya berasal dari makanan ikan yang dibudidayakan dalam keramba. Maka itu saya harapkan gerakan bersih-bersih ini rutin digelar. Termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga bisa melaksanakan secara mandiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Bersama (Sekber) Komunitas Peduli Sumber Daya Air (KPSDA) Klaten Thulik Nugroho mengapresiasi gerakan yang dilakukan BBWS Bengawan Solo atas pembersihan eceng gondok di Rowo Jombor.

Harapannya BBWS bisa terus mengedukasi warga sekitar untuk selalu menjaga kebersihan rawa.

“Mengedukasi warga sekitar untuk tidak memasang keramba di luar zona yang telah ditetapkan. Untuk menjaga ekosistem rawa bisa baik supaya menjadi destinasi wisata dan ikon Klaten,” pungkasnya.(ren/dam)

Editor : Damianus Bram
#Rowo Jombor #bbwsbs #Desa Krakitan #eceng gondok