RADARKLATEN.COM - Grup musik asal Jogjakarta tampil memerihakan acara Selametan Pasar Gedhe Klaten di Alun-alun Klaten, Sabtu (2/12) malam.
Acara itu digelar bersamaan dengan penyelenggaraan Car Free Night (CFN) yang merupakan agenda rutin bulanan di Klaten.
Acara selametan Pasar Gedhe Klaten itu tetapi digelar meski peresmian pasar tradisional semi modern itu diundur jadwalnya.
Dari semula dijadwalkan pada Sabtu (2/12) menjadi Senin (4/12) yang akan diresmikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.
Baca Juga: Pasar Gedhe Klaten Bakal Diresmikan Pekan Ini, Dilengkapi Pasar Beras
Turut hadir dalam Selametan Pasar Gedhe Klaten yakni Forkopimda Klaten, Sekda Klaten, Asisten dan staf ahli. Begitu juga kepala oragnisasi perangkat daerah (OPD), camat hingga pedagang pasar gedhe.
Kegiatan selametan Pasar Gedhe merupakan wujud syukur pemkab atas selesainya revitalisasi pasar tradisional tersebut.
“Pasar Gedhe telah selesai dibangun oleh Kementerian PUPR dan menelan dana Rp 88,8 miliar. Dilengkapi sejumlah fasilitas seperti sekalator dan travelator serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sehingga ramah lingkungan,” ucap Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUMP) Klaten, Anang Widjatmoko.
Baca Juga: Pemkab Tambah Klaster Beras Premium di Pasar Gedhe Klaten
Lebih lanjut, Anang mengungkapkan meski dilengkapi fasilitas yang memadai tetapi harga barang yang dipatok oleh pedagang sama dengan lainnya. Maka itu masyarakat tidak perlu takut untuk berbelaja di Pasar Gedhe Klaten.
“Harganya sama dengan yang lain, tidak mahal. Ayo kita berbelanja di Pasar Gedhe Klaten. Pasar e resik, rejekine apik. Bangkit pedagang e, bangkit ekonomine,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan kegiatan Selametan Pasar Gedhe sebagai wujud syukur pemkab karena pasar tradisional di tengah Kota Klaten itu telah selesai dibangun.
Baca Juga: Pedagang Pasar Gedhe Klaten Keluhkan Harga Beras yang Terus Melambung
Selain itu, kegiatan tersebut sebagai ajang untuk sosialisasi kepada masyarakat agar mau berbelanja di pasar tradisional tersebut.
“Meskipun pasarnya sekarang sudah komplit fasilitasnya, tapi tenang saja, harga jualnya sama dengan yang lain. Jadi tidak lebih mahal. Maka ayo kita ramaikan Pasar Gedhe Klaten yang sudah rapi, bersih dan tertata ini. Semoga pasar ini bertahan keberlanjutannya dan perekonomiannya bisa bangkit,” pungkasnya,(ren)
Editor : Damianus Bram