Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Diduga Sakit, Seorang Pemotor Trail Meninggal saat Trabas di Perbukitan Bayat

Angga Purenda • Rabu, 3 Januari 2024 | 18:41 WIB
DISELIDIKI: Proses evakuasi jenazah ATW di perbukitan Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, kemarin (2/1)
DISELIDIKI: Proses evakuasi jenazah ATW di perbukitan Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, kemarin (2/1)

RADARKLATEN.COM – Seorang pemotor trail meninggal dunia saat mengikuti kegiatan trabas bersama komunitasnya di kawasan perbukitan Bayat pada Senin (1/1). Tepatnya di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat.

Jenazah korban baru ditemukan warga saat hendak pergi ke ladang pada Selasa (2/1) pagi sekira pukul 06.00.

Korban diketahui berinisial ATW,47, warga Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian yang digunakan untuk kegiatan motor trail dan di sampingnya terdapat sepeda motornya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, pehobi motor trail yang ditemukan meninggal dunia itu sebelumnya berkumpul di salah satu rumah peserta trabas bersama rombongan.

Lalu melanjutkan trabas di area perbukitan wilayah Krakitan. Kemudian sempat beristirahat di tengah perjalanan.

Saat rombongan hendak melanjutkan perjalanan kembali, ATW meminta teman-temannya untuk melanjutkan perjalanan terlebih dahulu.

ATW saat itu beralasan bahwa sepeda motornya yang digunakan mengalami masalah. Tetapi tak kunjung menyusul sehingga rombongan mengira yang bersangkutan sudah pulang.

Jenazah ATW ditemukan di dekat sepeda motornya yang telah terparkir. Warga yang menemukan langsung melaporkan ke Polsek Bayat.

Kemudian dari kepolisian mendatangi lokasi bersama petugas medis Pusekesmas Bayat dan tim Inafis Polres Klaten.

”Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun tindak pidana lain pada tubuh jenazah. Saat ditemukan di dalam tasnya yang dibawa ada obat flu,” ucap Kapolres Klaten AKBP Warsono saat ditemui di Mapolres Klaten, Selasa (2/1).

Warsono menambahkan, kegiatan trabas yang dilakukan ATW merupakan bagian reunian dari komunitasnya.

Terkait penyebab pasti ATW meninggal dunia, dari kepolisian perlu melakukan pendalaman. Hanya saja dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh jenazah.

Dia pun mengimbau kepada warga yang memiliki hobi trail maupun kegiatan lainnya yang membutuhkan kekuatan fisik untuk lebih memperhatikan kondisi tubuhnya. Terutama sebelum berkegiatan.

”Jangan sampai ketika kondisi drop dipaksakan. Yang tahu kondisi kesehatan itu ya diri sendiri,” tambah Warsono. (ren/adi)

Editor : Damianus Bram
#trabas #motor trail #Perbukitan Bayat #penemuan mayat