RADARSOLO.COM- Anggota DPD RI Dapil Jawa Tengah Casytha Arriwi Kathmandu melakukan kunjungan ke Kabupaten Klaten pada Rabu (10/1).
Kedatangannya dalam rangka Pengawasan Pelaksanaan Undang-undang (UU) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025.
Casytha diterima Bupati Klaten Sri Mulyani. Dilanjutkan diskusi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Rapat B2 Setda Klaten.
Kegiatan itu untuk memastikan keselarasan dokumen pusat dengan kabupaten. Salah satu isu yang menjadi perhatian Casytha adalah jalan Tol Solo-Jogja.
”Kami mendiskusikan kesesuaian RPJPN 2005-2025 kan sudah mau selesai. Kemudian ada penyusunan lagi untuk 2025-2045. Ini dalam rangka pengawasan, evaluasi RPJPN lalu untuk materi penyusunan RPJPN berikutnya,” beber Casytha, Rabu (10/1/2024).
Casytha memiliki sejumlah catatan terkait rencana pembangunan di Klaten. Di antaranya dampak tol Solo-Jogja meski nantinya ada tiga sampai empat exit tol di Klaten.
Menurutnya, perlu disiapkan dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi setelah beroperasinya Tol Solo-Jogja.
Itu mengingat pengendara dipastikan lebih memprioritaskan untuk langsung ke tujuan utama. Seperti ke Jogja karena memiliki daya tarik wisata menarik.
”Sebetulnya dengan banyak exit tol di Klaten itu ada banyak plus-minus-nya,” kata Casytha.
“Sebelum jalan tol Solo-Jogja dibuka, perlu menyiapkan berbagai hal. Seperti titik industri untuk menarik investasi, sehingga bisa mendongkrak ekonomi,” lanjut dia.
Casytha memberikan masukan agar Pemkab Klaten juga menggarap di sektor pariwisata untuk menggaet lebih banyak wisatawan.
”Harapannya Klaten tidak hanya dilewati saja. Tetapi juga menjadi tujuan utama,” ujarnya. (ren/adi)
Editor : Tri Wahyu Cahyono