RADARSOLO.COM – Bupati Klaten Sri Mulyani bersama jajarannya mengecek sejumlah proyek yang dilaksanakan tahun lalu.
Termasuk mampir ke Taman Kuliner Mal Pelayanan Publik (MPP) Klaten, Jumat (19/1).
Lokasi ini dibangun Pemkab Klaten sebagai pusat kuliner di tengah kota. Terutama ditempati para pedagang yang sebelumnya berjualan di depan Masjid Raya Klaten.
Total ada 44 kios dengan berbagai ukuran yang ditempati pedagang. Menjajakan tahu kupat, batagor hingga aneka seafood.
Pantauan Radarsolo.com, saat Mulyani mengecek lokasi di Jalan Mayor Kusmanto, Desa Semangkak, Kecamatan Klaten ini, tampak beberapa kios tutup.
Kawasan yang diresmikan awal tahun lalu tersebut juga terlihat sepi pengunjung.
Mulyani mengatakan, untuk Taman Kuliner Mal Peyanan Publik itu sebenarnya memang tidak ada program dan kegiatan. Baik di tahun kemarin maupun tahun ini.
"Tapi saya cuma ngecek. Kenapa sih belum maksimal dimanfaatkan para pedagang, ada apa?” ujar Sri Mulyani.
Diakui bupati, pihaknya masih mencari ide untuk menjadikan Taman Kuliner MPP Klaten itu lebih ramai.
Salah satunya dengan terjun secara langsung ke lokasi untuk melihat kondisi dan situasi taman kuliner tersebut.
Harapannya, muncul ide dan gagasan untuk meramaikan kembali kawasan itu.
“Kami sudah menggandeng brand kopi ternama, ternyata memang tidak mudah untuk bentuk kerja samanya," ujar Mulyani.
Sebab, lanjut dia, hal itu membutuhkan akses tempat yang cukup luas.
"Padahal sudah ada kios-kiosnya. Tapi karena terkendala, balik kanan lagi,” imbuh dia.
Dia menambahkan, Pemkab Klaten terus berupaya menjadikan taman kuliner menjadi lebih hidup.
Sejauh ini, memang ada berbagai penawaran masuk ke Pemkab Klaten untuk memanfaatkan taman kuliner tersebut.
Salah satunya tawaran untuk melengkapi Taman Kuliner Mal Pelayanan Publik itu dengan wahana permainan.
Namun, kata Mulyani, pihaknya belum mengetahui detail konsep tersebut.
“Penawaran sudah banyak. Bagus sih tapi tidak sesuai dengan peraturan daerah (perda) atau lainnya. Kami sesuaikan dengan perdanya, sesuai dengan yang ada di taman kuliner. Kami masih mencari yang pas dan menarik,” papar Mulyani.
Taman Kuliner Mal Pelayan Publik sendiri sejatinya berada di lokasi yang cukup strategis, yakni di pusat kota. Ditambah bangunannnya yang juga cukup modern. (ren/ria)
Editor : Syahaamah Fikria