RADARSOLO.COM - Seorang lansia laki-laki berusia 72 tahun tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Jogja pada Senin (22/1) sekira Pukul 09.30 di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan.
Korban bernama Suripto warga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) yang langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kejadian bermula saat korban berjalan di atas rel kereta api di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan pada pukul 09.30.
Melihat bahwa bakal ada kereta api yang melintas, korban langsung diteriaki oleh sejumlah warga yang ada di sekutar lokasi kejadian.
Namun respon korban diluar dugaan. Korban hanya menengok dan tertawa kepada warga yang meneriakinya.
Beberapa saat kemudian KRL dengan nomor KA 678 dari arah Jogja tujuan ke Palur melaju. Akibatnya korban tertemper KRL yang melintas tersebut.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.
“Kemudian korban dievakuasi dan dibawa ke RSUP dr. Soreadji Tirtonegoro Klaten. Sambil menunggu dari pihak keluarganya. Diduga korban ini lalai dengan berjalan di jalur kereta api,” jelas Kasi Humas Polres Klaten AKP Abdillah.
Sementara itu, Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten Septiana Ninda Anisa menjelaskan setelah Tim PMI Klaten menerima laporan langsung menuju ke lokasi kejadian.
Tim langsung melakukan evakuasi terhadap korban untuk dibawa ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis di IGD telah dinyatakan meninggal dunia. Kemudian dibawa ke Instalansi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) rumah sakit,” ujar Ninda. (ren)
Editor : Damianus Bram