Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

189 Orang Urus Pindah Memilih Lewat Posko DPTb yang dibuka di Sejumlah Rumah Sakit di Klaten

Angga Purenda • Kamis, 8 Februari 2024 | 22:47 WIB
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Klaten David Indrawan saat meninjau posko DPTb yang dibuka di sejumlah rumah sakit
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Klaten David Indrawan saat meninjau posko DPTb yang dibuka di sejumlah rumah sakit

RADARSOLO.COM - Keberadaan posko daftar pemilih tambahan (DPTb) Pemilu 2024 di seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) di Kabupaten Klaten mendapatkan respon positif.

Hasilnya, total ada 189 orang mengurus pindah memilih pada posko DPTb di seluruh rumah sakit dan puskesmas rawat inap tersebut.

Mayoritas yang mengurus pindah memilih merupakan karyawan rumah sakit yang bertugas saat pemungutan suara pada Rabu (14/2/2024) mendatang.

Selain itu juga ada sejumlah pasien yang mengurus pindah memilih.

Berdasarkan data dari KPU Klaten yang diterima RadarSolo.com, ratusan orang yang mengurus pindah memilih di posko DPTb itu tersebar di sejumlah rumah sakit.

Sebanyak 65 orang mengurus pindah memilih di posko DPTb RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Lalu ada 23 orang yang mengurus pindah memilih di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr. RM Soedjarwadi.

Kemudian 4 orang mengurus pindah memilih di posko DPTb Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH).

Lalu ada 67 orang di RSU Islam Klaten, 12 orang di RSU Diponegoro Dua Satu dan enam orang di RSU Islam Cawas.

Ditambah 12 orang mengurus pindah memilih di RSUD Bagas Waras Klaten.

Sebelumnya, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) membuka posko DPTb di rumah sakit hingga puskesmas.

Posko itu dibuat untuk melayani proses pindah memilih bagi tenaga kesehatan dan para pasien.

Hal ini diutamakan bagi mereka yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemgungutan Suara (TPS) asal karena menjalankan tugas maupun sedang menjalani perawatan di rumah sakit saat pelaksaan pemilu 2024, 14 Februari 2024 mendatang.

Posko DPTb yang dibuka di seluruh faskes di Klaten sudah ada sejak Senin (5/2/2024) hingga Rabu (7/2/2024).

Tetapi khusus hari terakhir pada Rabu (7/2/2024) untuk posko DPTb dibuka hingga Pukul 23.59.

Hingga akhirnya diketahui ada 189 orang mengurus pindah memilih di posko DPTb yang dibuka di faskes.

“Saat pemungutan suara nanti, menggunakan mekanisme TPS penyangga. Jadi menggerakan TPS sekitar rumah sakit untuk bergerak melayani pemilih di rumah sakit,” ujar Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Klaten David Indrawan, Kamis (8/2/2024).

Lebih lanjut, David menjelaskan, sejumlah rumah sakit di Klaten telah menyediakan ruangan khusus bagi pemilih.

Artinya sudah terdapat lokasi untuk pemungutan suara. Hal ini menjadikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak perlu lagi keliling dari ruangan ke ruangan untuk melayani pencoblosan.

“Sesuai regulasi nanti ada dua petugas KPPS yang akan ke rumah sakit. Mereka nanti bersama pengawas TPS dan disertai saksi,” tambah David.

Saat disinggung total DPTb yang mengurus pindah memilih untuk masuk ke Klaten maupun keluar, David belum bisa memberikan datanya.

Mengingat saat ini proses perekapan data masih berlangsung setelah ditutup pada Kamis (8/2) Pukul 00.00. "Nanti kalau rekapan datanya sudah jadi akan kami sampaikan," ujarnya.(ren/dam)

Editor : Damianus Bram
#Pemilu 2024 #daftar pemilih tambahan #pindah memilih #KPU Klaten #tps