Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Patok Cor Dibongkar Sekelompok Orang, Warga di Perbatasan Klaten-Gunungkidul Meradang

Angga Purenda • Senin, 12 Februari 2024 | 21:41 WIB
BIKIN KISRUH: Bekas patok cor yang dibongkar pihak tambang pada ruas jalan Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Sabtu (10/2/2024)
BIKIN KISRUH: Bekas patok cor yang dibongkar pihak tambang pada ruas jalan Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Sabtu (10/2/2024)

RADARSOLO.COM – Patok cor yang dipasang warga tiga desa di Jalan Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno dibongkar sekelompok orang menggunakan alat berat pada Sabtu (10/2/2024).

Lokasi patok cor ini berada di perbatasan Klaten-Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).

Tindakan pembongkaran ini membuat warga protes karena sejak dipasang pada Jumat (2/2/2024) belum ada tindaklanjut tuntutan warga oleh pihak penambang.

Situasi sempat memanas antara warga dengan para pembongkar patok.

Seperti diketahui patok cor itu dipasang saat aksi demo menuntut hak warga terkait dampak aktivitas pertambangan tanah uruk tol di Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul.

Aksi itu digelar oleh warga dari tiga desa yakni Ngandong dan Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten.

Ditambah Kalurahan Serut, Gunungkidul yang merasakan dampak dari aktivitas pertambangan.

”Untuk titik temunya nanti pekan depan akan dilakukan mediasi di Polres Klaten. Mediasi akan melibatkan unsur kecamatan dan tiga desa di Klaten dan Gunungkidul untuk duduk bersama dengan pihak tambang biar nanti klir,” jelas Camat Gantiwarno Veronica Retno Setyaningsih saat ditemui di Desa Ngandong, Sabtu (10/2/2024).

Retno mengimbau agar aktivitas pertambangan tanah uruk tol Solo-Jogja itu sementara dihentikan dulu hingga digelarnya mediasi.

Termasuk mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga suasana kondusivitas menjelang Pemilu 2024.

”Desa maupun kecamatan tetap mendukung proyek strategis nasional. Tetapi kalau namanya kompensasi yang sudah dijanjikan, ya ditepati. Warga jangan di-PHP (diberi harapan palsu),” ujar Retno.

Kepala Desa Ngandong Kunto Widyatmoko membenarkan sebelum patok cor dibongkar menerima surat yang diantarkan dari perwakilan perusahaan pertambangan.

Surat itu tertanggal 9 Februari, tetapi diterima pada 10 Februari sekira pukul 10.00.

”Tidak ada mediasi atau percakapan dan rembukan apa pun (sejak patok cor dipasang di ruas jalan desa hingga sampai saat ini),” ujar Kunto.

Dari pihak perwakilan perusahaan tambang belum bersedia diwawancarai terkait pembongkaran patok tersebut.

Dia meminta agar wawancara dilakukan pada Jumat (16/2/2024) seusai mediasi. (ren/adi)

Editor : Damianus Bram
#gunungkidul #klaten #Desa Ngandong #Gantiwarno #patok cor