Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Cerita Petugas yang Pindahkan Ratusan Makam dari Tengah Jalan Tol Solo-Jogja, Ungkap Kondisi Jenazah

Angga Purenda • Rabu, 28 Februari 2024 | 02:53 WIB
Sejumlah pekerja dari Al Iswat yang sedang melakukan pembongkaran makam di tengah ruas Jalan Tol Solo-Jogja di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten, Selasa (27/2).
Sejumlah pekerja dari Al Iswat yang sedang melakukan pembongkaran makam di tengah ruas Jalan Tol Solo-Jogja di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten, Selasa (27/2).

RADARSOLO.COM - Pemindahan ratusan makam yang berada di tengah lokasi proyek Jalan Tol Solo-Jogja di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten, terus dikebut.

Ini guna kelancaran proyek Jalan Tol Solo-Jogja yang ditargetkan bisa difungsionalkan hingga Ngawen, Klaten pada mudik dan balik Lebaran tahun 2024 ini.

Total ada 302 makam yang dipindahkan, dengan menempati tanah kas desa yang jaraknya hanya sekira 50 meter dari kompleks makam lama.

Proses pemindahan makam melibatkan pihak ketiga yakni Al Iswat.

Ketua Panitia Pemindahan Makam Kampung Sidorejo, Desa Beku, Karanganom, Klaten, Parwito mengatakan, selama pemindahan makam tidak ada kendala maupun kejadian yang menonjol.

Seluruh proses pemindahan makam telah berjalan sesuai rencana yang ditetapkan.

Adapun kondisi jenazah yang dipindahkan beragam.

"Ada jenazah dengan kondisi yang masih utuh tulangnya," kata Parwito.

Namun, rata-rata memang dalam bentuk tulang belulang yang begitu lembut.

"Terakhir kali, jenazah yang dimakamkan di kompleks makam Kampung Sidorejo ini pada akhir 2023. Belum ada setahun,” ujar dia.

Di lokasi makam yang baru nanti, kata dia, tidak dibuatkan kijing atau nisan.

Melainkan hanya diberi penanda berupa batu nisan yang memuat nama setiap jenazah.

Ketua Tim Al Iswat, Joko Yudho mengungkapkan, pihaknya diminta oleh pihak pelaksana proyek Jalan Tol Solo-Jogja untuk bisa memindahkan makam selama dua hari.

Terutama yang berada di tengah badan jalan tol.

Hal ini mengingat lokasi makam hendak diuruk untuk kelancaran proyek Jalan Tol Solo-Jogja, yang ditarget bisa difungsionalkan pada mudik dan balik Lebaran.

“Untuk yang di Klaten, kami sudah melaksanakan pemindahan makam yang keempat kalinya ini," ujar Joko.

Sebelumnya, Al Iswat sebelumnya telah memindahkan makam di Desa Duwet, Kecamatan Ngawen. Serta di Desa Brangkal dan Ngabeyan, Kecamatan Karanganom. (ren/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#karanganom #klaten #jenazah #tol solo-jogja #pemindahan makam