Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Video Rombongan Pemotor Ugal-ugalan Bawa Senjata di Jalan Solo-Jogja: Ternyata Masih SMP, Ngaku Hanya Ikut-ikutan

Angga Purenda • Sabtu, 2 Maret 2024 | 01:32 WIB
Enam unit sepeda motor yang diamankan di Mapolres Klaten, Jumat (1/3).
Enam unit sepeda motor yang diamankan di Mapolres Klaten, Jumat (1/3).

RADARSOLO.COM - Sedikitnya 16 anak baru gede (ABG) dikukut jajaran Polres Klaten, Kamis (29/2), usai viral video aksi rombongan pemotor ugal-ugalan di ruas Jalan Solo-Jogja, Jogonalan.

Dalam video yang viral, belasan ABG yang rata-rata masih SMP itu tampak mengendarai motor secara ugal-ugalan, sembari membawa benda yang diduga senjata tajam.

Mereka melaju ugal-ugalan dari arah Solo menuju Jogja di ruas Jalan Solo-Jogja dari kawasan Tugu Batas Kota Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan.

Video aksi rombongan pemotor itu viral setelah diunggah melalui akun instagram @merapi_uncover pada Rabu (28/2) malam.

Rombongan pemotor saling berboncengan, menggeber gas di ruas jalan tersebut.

Beberapa pemotor melaju zigzag di tengah jalan. Sementara pembonceng terlihat membawa benda berupa tali yang diberi pemberat.

Ada juga yang membawa benda menyerupai senjata tajam.

Perekam video itu semakin menegaskan di antara rombongan itu ada yang membawa senjata tajam.

Sesampainya di seberang Polsek Jogonalan, rombongan pemotor itu mengurangi laju kendaraan.

Salah satu pembonceng juga tampak membungkuk dan memukulkan benda panjang yang dibawa ke jalan.

Saat berada di simpang tiga depan Polsek Jogonalan, sebagian rombongan berhenti. Mereka terlihat mengacungkan benda yang mereka bawa.

Seusai diamankan pihak kepolisian, kini mereka diharuskan wajib lapor seminggu sekali untuk dilakukan pembinaan.

“Semuanya masih sekolah, rata-rata SMP, di bawah 17 tahun. Dari pihak orang tua, sekolah dan kepada desa sudah kami hadirkan. Kami lakukan pendataan dan pembinaan dari sisi rohani untuk pembentukan karakter,” jelas Kapolres Klaten AKBP Warsono, Jumat (1/3).

Warsono mengungkapkan, belasan ABG itu hanya ikut-ikutan melakukan aksi ugal-ugalan itu di ruas Jalan Solo-Jogja.

Mereka perjalanan pulang setelah menonton pertandingan futsal.

Kapolres juga menegaskan, belasan ABG itu bukan bagian dari geng maupun kelompok tertentu.

“Ketika kami tanyakan alasan melakukan itu, hanya ikut-ikutan saja. Kalau untuk sajam masih dalam lidik. Motif mereka membawa sajam masih kami lidik,” ujar Warsono.

Seluruh identitas belasan anak itu sudah dicatat kepolisian.

Apabila ke depan melakukan hal serupa, akan ditindak tegas.

Sementara saat ini dilakukan pembinaan untuk pembentukan karakter setiap kali wajib lapor.

Termasuk memberikan pemahaman dan wawasan kebangsaaan.

“Mereka ini hanya ingin eksistensi, tapi arahnya yang negatif. Kami harap untuk para orang tua untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap anak-anaknya,” ujar Warsono.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Klaten Yulianus Dica Arisena Adi mengungkapkan, dari belasan ABG itu diamankan enam unit sepeda motor.

Sedangkan untuk benda yang diduga senjata tajam masih dalam lidik.

“Tapi yang pasti benda yang diduga sajam itu dari rombongan mereka. Sepertinya itu berupa gir,” ujar Yulianus. (ren/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#pemotor #viral #senjata tajam #polres klaten #ugal-ugalan #abg #Jalan Solo-Jogja