RADARSOLO.COM - Sejumlah nama muncul dalam polling calon bupati (cabup) Klaten dalam Pilkada Klaten 2024.
Polling calon bupati Klaten itu beredar melalui link yang menyebar ke aplikasi perpesanan WhatsApp. Dibuat oleh situs penyedia polling.
Radarsolo.com sendiri setidaknya menerima tiga versi polling calon bupati Klaten.
Dalam polling itu terdapat nama-nama kandidat yang digadang-gadang bakal dijagokan dalam Pilkada Klaten 2024.
Mereka di antaranya Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Wakil Ketua DPRD Klaten Hariyanto, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono.
Ada pula nama-nama lain dari kalangan politisi.
Seperti Ketua Fraksi PDIP DPRD Klaten Edy Sasongko, Ketua DPC Partai Demokrat Klaten One Krisnata dan caleg DPR RI Dapil 5 Jawa Tengah dari Partai Gerindra yakni Suyatmi.
Kemudian, nama Ambar Suseno dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), politisi senior PDIP Klaten Aris Widiarto dan kader PDIP Klaten lainnya Aris Prabowo.
Diminta tanggapannya terkait polling calon bupati Klaten yang beredar di WhatsApp itu, Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengaku, dirinya tidak mengetahui hal tersebut.
“Realitanya kami ini kan berasal dari partai yang merupakan petugas partai. Jadi menunggu arahan saja dari induk partai," ujar Hamenang daat ditemui di Gedung Paripurna DPRD Klaten, Kamis (7/3).
"Di sisi lain, kan saya ditugasi jadi ketua DPRD Klaten sampai Agustus. Termasuk pencalegan kemarin. Sehingga kami belum bisa matur terlalu banyak,” imbuh dia.
Menurut Hamenang, bukan menjadi ranahnya untuk menanggapi beredarnya polling calon bupati tersebut.
Apalagi polling tersebut dibuat oleh masyarakat, lalu disebarkan.
“Sepertinya ada beberapa polling, mungkin hanya buat seru-seruan masyarakat saja," ucap pria yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Klaten.
Namun demikian, dia kembali menegaskan jika di DPC PDIP Klaten belum melakukan komunikasi dengan partai lainnya terkait Pilkada Klaten.
Mengingat saat ini masih fokus terhadap rekapitulasi penghitungan Pileg dan Pilpres 2024.
"Tentu kami apresiasi masyarakat. Tapi kami adalah petugas partai sehingga menunggu dawuh dari induk partai. Di sisi lain, partai juga akan mengirimkan calonnya sesuai harapan masyarakat,” jelas dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya mengungkapkan, polling yang beredar itu bisa dibuat oleh siapa saja.
Termasuk yang mengisi polling bisa dilakukan oleh siapa saja.
Dia sendiri melihat, beredarnya polling itu bisa menambah suasana semarak pesta demokrasi di Kabupaten Klaten.
"Jadi sekarang sudah pada tahu, siapa-siapa yang akan tampil dan nantinya akan ditentukan pada pendaftaran (bakal cabup Klaten,Red) di bulan Agustus,” ujar Yoga yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Klaten.
Lebih lanjut, Yoga menyampaikan terima kasih terhadap respons positif pada polling yang memuat namanya.
Jika nantinya dia benar-benar mendapatkan tugas dari partai untuk maju kembali pada Pilkada Klaten 2024, Yoga menyatakan kesiapannya.
Ia menambahkan, secara internal partai telah melakukan komunikasi dengan DPD I Partai Golkar Jawa Tengah.
Termasuk mendapatkan arahan dalam menghadapi Pilkada Klaten 2024. (ren/ria)
Editor : Syahaamah Fikria