Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Gandeng Perguruan Tinggi, DPRD Akan Bedah LKPj Bupati Klaten 2023 dengan Mekanisme Workshop

Angga Purenda • Selasa, 19 Maret 2024 | 01:56 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani sampaikan LKPj 2023 kepada Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Gedung Paripurna DPRD Klaten, Senin (18/3/2024).
Bupati Klaten Sri Mulyani sampaikan LKPj 2023 kepada Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Gedung Paripurna DPRD Klaten, Senin (18/3/2024).

RADARSOLO.COM- DPRD Kabupaten Klaten menggelar rapat paripurna dengan agenda tunggal, Senin (18/3/2024).

Yakni penyampaian penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Klaten 2023 yang digelar di gedung paripurna DPRD Klaten.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Hadir Bupati Klaten Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten.

Pada kesempatan itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan ringkasan LKPj 2023 kepada DPRD Klaten.

Terdiri dari capaian indikator makro Kabupaten Klaten 2023, ringkasan realisasi APBD 2023 dan capaian kinerja penyelenggara urusan pemerintah selama 2023.

Mulyani juga menyampaikan terkait tugas pembantuan selama tahun anggaran 2023.

Termasuk prestasi dan penghargaan yang diterima oleh kepala daerah maupun Pemkab Klaten selama 2023.

Ditambah berbagai inovasi yang digulirkan oleh Pemkab Klaten pada 2023.

“Ini baru tahap awal, sambutan pembukaan yang disampaikan oleh bupati yang masih makro,” jelas Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

“Nanti secara detailnya akan disampaikan soft file maupun hard file. Akan kami bahas dan bedah melalui mekanisme workshop. Bekerja sama dengan perguruan tinggi,” imbuh Hamenang.

Menurut Hamenang, hal yang dilakukan itu merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Klaten.

Nantinya LKPj yang diterima DPRD Klaten akan dikaji bersama melibatkan akademisi.

“Kemudian kami akan memberikan catatan-catatan strategis. Nantinya bisa digunakan oleh eksekutif dalam menyusun APBD pada tahun berikutnya,” terang Hamenang.

Unsur pimpinan DPRD Klaten
Unsur pimpinan DPRD Klaten

“Begitu juga, capaian-capaian yang sudah baik apa saja, dan yang kurang apa saja,” lanjut dia.

Ketua DPRD Klaten mengapresiai berbagai penghargaan yang diterima bupati maupun Pemkab Klaten selama 2023.

Menurut Hamenang, penghargaan yang diterima itu menjadi salah satu indikator bahwa gambaran dari APBD 2023 sudah cukup bagus.

“Artinya APBD 2023 di apresiasi. Program-program pemkab diapresiasi. Tinggal yang baik ini kita lanjutkan. Kemudian setelah kita bedah, baru bisa mengungkapkan apakah ada hal-hal yang harus kita tingkatkan,” urai Hamenang.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani dalam penyampaian ringkasan LKPj Tahun 2023 menerengkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Klaten mencapai 5,7 persen.

“Capaian tersebut membanggakan kita semua. Dikarenakan pertumbuhan ekonomi 2023 jauh di atas pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 4,98 persen, dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,05 persen,” beber Sri Mulyani.

Mulyani juga mengungkapkan, persentase kemiskinan di Klaten pada 2023 menunjukan penurunan dibandingkan 2022.

Persentase penduduk miskin pada 2022 di Klaten sebesar 12,33 persen atau 144.870 jiwa. Turun menjadi 12,28 persen atau 144.430 jiwa pada 2023. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Hamenang Wajar Ismoyo #perguruan tinggi #Sri Mulyani #bupati #dprd klaten #lkpj