RADARSOLO.COM- Bagi pemudik yang hendak melintasi Jalan Tol Solo-Jogja saat arus mudik Lebaran untuk mewaspadai kondisi jalan. Terutama dari exit tol Karanganom hingga exit tol Ngawen. Sebab, pengendara harus berzig-zag ketika melintasi tol fungsional tersebut.
Polres Klaten pun telah mendeteksi dua lokasi yang membuat pengendara harus berpindah lajur. Sebab, ada bagian pengerjaan ruas jalan bebas hambatan itu yang belum selesai pengecoran. Sebab itu, kepolisian akan menempatkan petugas pada ruas yang mengharuskan pengendara berjalan zig-zag guna memberikan tanda untuk mengurangi laju kendaraannya.
“Secara umum untuk jalur sudah bisa dilalui. Tetapi ada dua titik dari exit tol Karanganom sampai Ngawen yang harus zig-zag. Yakni di STA 15 dan STA 18,” jelas Kapolres Klaten AKBP Warsono, Kamis (4/4/2024).
Kapolres menjelaskan, lokasi zig-zag yang dimaksud yakni perpindahan dari lajur kanan ke kiri maupun sebaliknya. Menyesuaikan jalan yang sudah dicor dan siap untuk dilintasi. Maka itu pengendara diminta melaju dengan kecepatan maksimal 40 Km saja.
“Sudah kami plotting personel (pada perpindahan lajur). Petugas kami akan menginformasikan ke pengendara agar melambatkan kendaraannya karea posisi jalan agak zig-zag,” tambah Warsono.
Di sisi lain, Warsono meminta pengendara yang melintasi Jalan Tol Solo-Jogja untuk mewaspadai exit tol Ngawen. Sebab, berupa jalan turunan yang cukup curam. Polres Klaten bakal menempatkan petugas di akses keluar tol yang terhubung dengan ruas jalan provinsi tersebut yakni Jalan Klaten-Jatinom.
Kapolres pun mengimbau agar pengendara yang melintas di ruas tol fungsional memperhatikan rambu-rambu yang dipasang di sepanjang jalur. Polres Klaten pun juga akan menerjunkan tim urai guna mengecek kondisi jalur dan arus lalu lintas di dalam tol fungsional.
Kapolres mengungkapkan, bahwa di Jalan tol fungsional Solo-Jogja itu tidak ada rest area. Mengingat setelah momen arus mudik dan balik Lebaran untuk jalur fungsional di tutup lagi. Maka itu untuk pengendara dilarang untuk berhenti di sepanjang tol fungsional.
“Kepada pemudik kami imbau agar menyiapkan fisik dan kendaraan dalam kondisi prima. Begitu juga kondisi pengemudi dijaga. Patuhi rambu-rambu di tol fungsional serta patuhi spesifikasi kendaraan sesuai standarisasi,” tambah Warsono.
Sementara itu, Staf Pengendali Proyek PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Sayyid Muhammad menjelaskan untuk waktu tempuh dari Gerbang Tol (GT) Banyudono, Boyolali hingga exit tol Ngawen sekira 20 menit.
“Setidaknya bisa menghemat waktu 20-25 menit dibandingkan lewat jalur arteri. Waktu tempuh melalui jalur arteri dari Banyudono, Boyolali sampai Ngawen, Klaten sekira 30-45 menit,” ujar Sayyid. (ren/bun)
Editor : Kabun Triyatno