RADARSOLO.COM- Bagi pemudik yang hendak balik ke tempat perantauan bisa melalui Tol fungsional Solo-Jogja. Mengingat mulai Jumat (12/4) pagi Pukul 06.00 telah diberlakukan arus balik dari Klaten menuju Gerbang Tol (GT) Banyudono untuk tujuan Boyolali maupun Kartasura. Termasuk menuju ke GT Tol Colomadu untuk tujuan Jalan Tol Trans Jawa.
“Untuk pintu masuk yang akan digunakan adalah Ngawen dan Kuncen, Ceper, Klaten. Sedangkan pintu masuk Karangnongko kita gunakan situasional. Terutama apabila situasi dalam Kota Klaten mengalami kepadatan,” jelas Kasatlantas Polres Klaten AKP Riki Fahmi Mubarok kepada radarsolo.jawapos.com, Jumat (12/4).
Lebih lanjut, Riki mengungkapkan, lonjakan volume kendaraan untuk arus balik dari arah Jogja menuju Klaten sudah terlihat sejak Kamis (11/4). Hal itu juga hasil koordinasi dengan jajaran Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).
“Jadi untuk tadinya pintu masuk Colomadu dan Banyudono, itu akan menjadi pintu keluar. Sedangkan yang ada di Kuncen, Ceper, Klaten juga akan digunakan sebagai pintu keluar.
Jadi yang masuk lewat Ngawen dan Karangnongko bisa keluar di Kuncen, Ceper untuk memecah arus. Terutama kendaraan yang hendak ke Delanggu dan Solo bisa keluar lewat Kuncen ini,” ujar Riki.
Riki menegaskan, untuk pintu masuk utama bagi pemudik yang hendak melintasi tol fungsional Solo-Jogja bisa melalui Ngawen dan Kuncen, Ceper, Klaten. Sedangkan untuk Karangnongko hanya disiapkan sebagai cadangan apabila terjadi kepadatan arus kendaraan di Kota Klaten.
Dari tiga pintu masuk yang disiapkan itu, pemudik bisa menuju ke GT Banyudono untuk tujuan ke Boyolali maupun Kartasura.
Sedangkan bagi hendak melanjutkan perjalanan ke Jakarta, Semarang dan Surabaya bisa menuju ke GT Colomadu yang nantinya tersambung dengn Jalan Tol Trans Jawa.
Sementara itu, pemudik bagi hendak ke Solo bisa keluar melalui GT di Kuncen, Ceper Klaten sebagai alternatif. Jadi total ada tiga pintu masuk dan tiga pintu keluar yang disiapkan pada arus balik kali ini. Berlaku pada 12-15 April 2024 mulai Pukul 06.00-17.00.
“Jadi imbauan kami bagi pemudik yang hendak melalui tol fungsional Solo-Jogja ini untuk tetap berhati-hati. Termasuk juga mematuhi rambu-rambu dan instruksi petugas di lapangan. Dikarenakan kami sudah memiliki cara bertindak, jadi kalau ada pengalihan arus maupun larangan, sudah melalui tahapan eskalasi-eskalasi yang ada. Tetap jaga kesehatan baik orang maupun kendaraannya,” ujar Riki.(ren)
Editor : Perdana Bayu Saputra