Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

DKUKMP Siapkan Strategi Dagang untuk Keberlangsungan Ekonomi Pedagang di Taman Kuliner MPP Klaten

Angga Purenda • Sabtu, 13 April 2024 | 15:30 WIB
BELUM EFEKTIF: Festival Kopi di Taman Kuliner MPP untuk mendongkrak kunjungan hanya bersifat sementara.
BELUM EFEKTIF: Festival Kopi di Taman Kuliner MPP untuk mendongkrak kunjungan hanya bersifat sementara.

RADARSOLO.COM - Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Klaten tidak menutup mata dengan kondisi taman kuliner MPP saat ini.

DKUKMP mengklaim sudah menyiapkan strategi dalam sejumlah opsi. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak kunjungan masyarakat ke pusat kuliner tersebut.

”Akan kami evaluasi. Kami belum bisa menyampaikan, akan ada opsi-opsi lainnya untuk meramaikan Taman Kuliner MPP." jelas Kepala DKUKMP Klaten Anang Widjatmoko kepada Jawa Pos Radar Solo beberapa waktu lalu.

"Tapi ini baru taraf pembicaraan, mudah-mudahan dengan opsi yang baru ini menjadikan taman kuliner bisa ramai,” imbuh Anang.

Anang mengakui untuk meramaikan Taman Kuliner MPP pada hari biasa memang tidak mudah.

Meski sudah ada yang membuka kafe di taman kuliner, tetapi dalam perkembangannya kurang baik.

”Ini yang akan kami evaluasi. Termasuk melakukan komunikasi dengan para pedagang. Kalau memang sudah tidak berjualan, akan kami lakukan negoisasi ulang. Apakah mereka akan terus atau diganti orang lain,” ucap Anang.

Dia menyebutkan, berbagai upaya telah dilakukan DKUMKP Klaten dalam meramaikan Taman Kuliner MPP.

Seperti memasang tenda pada kawasan taman kuliner karena ada pihak ketiga yang hendak menyelenggarakan bazar Ramadhan.

Hal itu sebagai bentuk dukungan dari dinas terkait agar ada aktivitas di taman kuliner tersebut.

Ditambah sejumlah acara sempat digelar selama satu tahun terakhir di pusat kuliner tersebut.

Mulai dari pentas musik, berbagai perlombaan hingga festival kopi pernah digelar di lokasi tersebut.

Memang memberikan dampak secara langsung dengan meningkatnya pengunjung dan pendapatan pedagang karena banyak pembeli.

”Kami terus mencoba untuk meramaikan Taman Kuliner MPP. Kami terus melakukan pendekatan dengan para pedagang untuk mencari solusi terbaik.,” ujar Anang.

Saat ditanya apakah perlu memasukan brand kuliner besar untuk meramaikan Taman Kuliner MPP, Anang mengaku apabila kedepannya para pelaku UMKM tidak sanggup untuk meneruskan usahanya, maka DKUKMP akan memikirkan opsi lainnya.

Sampai saat ini pihaknya tetap bersikukuh bahwa taman kuliner digunakan untuk para pelaku UMKM. Seperti tujuan semula yakni menampung para pedagang yang sebelumnya direlokasi dari depan Masjid Raya Klaten.

Terkait usulan dari para pedagang untuk dilengkapi dengan wahana permainan anak-anak agar Taman Kuliner MPP ramai, Anang mengungkapkan sebenarnya sudah ada tawaran tersebut.

Hanya saja di sisi lain, dia juga harus mempertimbangkan kebersihan dari taman kuliner tersebut.

”Sudah ada diskusi terkait itu, tetapi kalau seluruh mainan di situ (taman kuliner) pastinya untuk kebersihan taman kuliner akan terganggu," ujar Anang.

"Nanti kita coba, kami sudah ada diskusi dengan pengelola mainan agar bisa dihadirkan di taman kuliner tetapi tidak keseluruhan,” lanjutnya.

Dia mengkhawatirkan, apabila wahana permainan yang dihadirkan secara keseluruhan akan membuat taman kuliner menjadi kumuh. 

Meski begitu, DKUKMP Klaten akan terus mendiskusikan lebih lanjut terkait rencana menghadirkan wahana permainan di taman kuliner.

”Kebetulan mereka ini paket (menghadirkan berbagai jenis wahana permainan). Tapi kalau hanya permainannya saja seperti komidi putar tidak masalah sebenarnya,” jelas Anang. (ren/adi)

Editor : Damianus Bram
#Taman Kuliner #mpp #DKUKMP Klaten #pedagang