Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sudah Dilarang, Bus Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta Ini Nekat Nyelonong Masuk Tol Fungsional Solo-Jogja: Begini Ceritanya

Angga Purenda • Senin, 15 April 2024 | 04:02 WIB
Bus pariwisata bertuliskan mudik gratis yang kedapatan melintasi tol fungsional Solo-Jogja di Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Minggu (14/4). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bus pariwisata bertuliskan mudik gratis yang kedapatan melintasi tol fungsional Solo-Jogja di Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Minggu (14/4). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sebuah bus pariwisata yang terdapat banner bertuliskan mudik gratis dari Pemprov DKI Jakarta kedapatan melintasi tol fungsional Jogja-Solo pada Minggu (14/4) siang. Padahal sesuai ketentuan, selama arus mudik dan balik yang diperbolehkan melintasi tol fungsional hanya untuk golongan 1 non bus.

Diketahui bus tersebut masuk melalui exit tol Karangnongko di Desa Jagalan, Kecamatan Karangnongko yang pada arus balik kali ini juga menjadi pintu masuk. Bus yang berisikan penumpang itu sempat melaju sejauh 3 kilometer (km) sebelum akhirnya dihentikan oleh petugas kepolisian di Pos Strong Point Exit Tol Ngawen.

Bus diminta petugas untuk mengalihkan perjalanannya dengan keluar melalui exit tol Ngawen. Dikarenakan jalur dari exit tol yang sempit, sehingga bus keluar dengan berjalan mundur. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda empat yang hendak masuk ke tol fungsional Solo-Jogja dari arah Kota Klaten maupun Pasar Ngupit, Ngawen harus berhenti.

Dikarenakan memberikan kesempatan bus untuk melakukan putar balik di Jalan Provinsi Klaten-Boyolali. Hal itu membuat arus lalu lintas dari dua arah sempat menjadi tersendat.

”Tol fungsional Solo-Jogja hanya diperuntukan bagi kendaraan roda empat. Selebihnya belum diperbolehkan. Namanya juga baru fungsional belum siap untuk kendaraan berat,” ujar Kepala Pos Strong Point Exit Tol Ngawen Iptu Suyana saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di lokasi, Minggu (14/4).

Lebih lanjut, Suyana mengungkapkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan petugas di exit tol Karangnongko. Hal itu untuk mencari tahu kenapa bus bisa masuk dan melintasi tol fungsional tersebut. Termasuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

”Sebelumnya juga banyak bus yang mencoba masuk ke tol fungsional melalui exit tol Ngawen. Tapi tidak kami perbolehkan karena sesuai ketentuan yang ada. Kami alihkan untuk melalui jalur lainnya,” ujar Suyana.

Seperti diketahui, tiga exit tol fungsional Solo-Jogja di wilayah Klaten yang dibuka pada saat arus mudik kini menjadi pintu masuk kendaraan pada arus balik sejak Jumat (12/4). Tiga exit tol difungsikan sebagai pintu masuk yakni exit tol Ngawen, exit tol Karangnongko dan exit tol Kuncen, Ceper, Klaten. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#Exit Tol Ngawen #klaten #kecamatan karangnongko #mudik gratis #tol fungsional jogja-solo