Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkab Klaten Siapkan 25 Gunungan Ketupat dalam Grebeg Syawalan, Ini Lokasinya

Angga Purenda • Selasa, 16 April 2024 | 02:10 WIB
Objek wisata Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat akan menjadi lokasi tradisi grebeg syawalan pada Rabu (17/4) besok. (Angga Purenda/Radar Solo)
Objek wisata Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat akan menjadi lokasi tradisi grebeg syawalan pada Rabu (17/4) besok. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan menggelar tradisi grebeg syawalan dengan melakukan kirab gunungan ketupat di objek wisata Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat pada Rabu (17/4) besok. Acara tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh bupati dan wakil bupati Klaten.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten Sri Nugroho menjelaskan, tradisi tersebut merupakan event pariwisata dalam rangka Tradisi Syawalan Tahun 1445 H.

”Untuk tradisi grebeg syawalan akan dirangkai dengan halal bihalal antara bupati Klaten dengan masyarakat. Kegiatan akan dimulai pada pukul 09.00,” ujar Kepala Disbudporapar Klaten Sri Nugroho, Senin (15/4).

Sri Nugroho mengungkapkan, 25 gunungan ketupat tersebut akan diperebutkan masyarakat. Meski begitu, pemkab juga akan menyiapkan 1.000 paket ketupat siap santap.

Sesampaianya di lokasi acara, bupati dan rombongan akan disambut dengan pementasan tarian selamat datang. Kemudian dilanjutkan penyerahan gunungan ketupat oleh delegasi ke bupati.

”Grebeg syawalan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Subhannahu Wa Ta’ala. Dikarenakan kita telah melaksanakan ibadah puasa sekaligus sebagai perayaan kemenangan telah melewati bulan Ramadan,” ujar Sri Nugroho.

Sri Nugroho menjelaskan, grebeg syawalan merupakan tradisi tahunan yang biasa digelar usai Lebaran. Rangkaian tradisi itu digelar sebagai upaya melestarikan warisan leluhur. Kegiatan itu juga menjadi sarana silaturahmi sekaligus ajang saling memaafkan. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#bukit sidoguro #klaten #grebeg syawalan #Kecamatan Bayat #Disbudporapar Klaten