Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Hujan Angin Amuk Klaten: Tiang PJU di Jalan Solo-Jogja Ambruk, Pohon Tumbang di Sejumlah Wilayah

Angga Purenda • Minggu, 28 April 2024 | 04:09 WIB

 

 

Tiang PJU ambruk akibat hujan angin di Desa Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Klaten, Sabtu (27/4).
Tiang PJU ambruk akibat hujan angin di Desa Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Klaten, Sabtu (27/4).

RADARSOLO.COM - Tiga kecamatan di wilayah Klaten terdampak hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (27/4) sore.

Berdasarkan data dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Klaten, tiga kecamatan yang terdampak hujan angin itu, yakni Delanggu, Juwiring dan Wonosari.

Dampak menonjol di wilayah Delanggu berupa ambruknya tiang penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Solo-Jogja. Tepatnya di depan Kantor Polsek Delanggu.

Hal itu membuat arus kendaraan dari arah Jogja ke Solo mengalami kemacetan beberapa menit karena jalan tak bisa dilintasi.

Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kendaraan dari arah Solo kemudian dialihkan jalur lingkar Delanggu.

Serta dilakulan contraflow oleh pihak kepolisian untuk mengurai kemacetan.

"Di wilayah Kecamatan Juwiring ada sejumlah pohon tumbang. Terutama di beberapa titik di sekitar Kantor Kecamatan Juwiring. Melintang di jalan umum," ujar Anggota TRC BPBD Klaten Raditya Dwi Nugroho di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Raditya menjelaskan, untuk pohon yang tumbang langsung dilakukan penanganan oleh relawan dan personel TNI.

Berbekal gergaji mesin, pohon tumbang langsung dipotong menjadi beberapa bagian.

Selanjutnya disingkirkan sehingga bisa dilintasi kendaraan kembali.

Dikatakan Raditya, pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik di Desa Jaten dan Juwiring.

Pohon tumbang sampai menutup jalan perkampungan.

"Begitu juga di Desa Juwiran terjadi pohon tumbang di tiga titik," tambahnya.

Untuk wilayah Kecamatan Juwiring, sebuah bangunan rumah makan terdampak hujan deras.

Di mana kanopi berukuran 8 meter x 5 meter di rumah makan tersebut ambruk.

Sementara itu, pohon tumbang dan melintang jalan raya juga terjadi di Desa Jelobo, Kecamatan Wonosari.

Namun, pohon tumbang itu langsung dilakukan penanganan sehingga jalan bisa dilintasi kembali.

"Angin kencang terjadi selama 30 menit. Dari laporan yang masuk sampai saat ini belum ada bangunan yang mengalami kerusakan dari angin kencang," ucap Raditya.

"Tapi pendataan terus kami lakukan," imbuh dia.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Slamet Riyadi menjelaskan PJU atau tiang listrik yang ambruk di Jalan Solo-Jogja setinggi 10 meter.

"Korban nihil karena saat ambruk tidak ada kendaraan yang melintas. Langsung dilakukan evakuasi oleh anggota, damkar, BPBD dan relawan selama 15 menit," papar Slamet.

Diakui dia, memang sempat terjadi penumpukan kendaraan dari arah Jogja ke Solo.

Tetapi langsung dialihkan oleh Satlantas Polres Klaten ke jalur lingkar Delanggu sehingga bisa tertangani. (ren/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#pohon tumbang #hujan #BPBD Klaten #angin #Jalan Solo-Jogja