Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Betonisasi Jalan Program KBMKB Buka Potensi Pengembangan Agrowisata di Desa Pasung Klaten

Angga Purenda • Selasa, 30 April 2024 | 03:26 WIB
Jalan poros Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten yang ditanami aneka buah. (Angga Purenda/Radar Solo)
Jalan poros Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten yang ditanami aneka buah. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Program betonisasi jalan pada kegiatan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) di Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Klaten tengah berjalan. Kegiatan itu membuka potensi pengembangan agrowisata di desa tersebut.

Kepala Desa (Kades) Pasung Sumarsono menjelaskan, perbaikan jalan itu sepanjang 750 meter itu awalnya masih berupa tanah. Terlebih lagi hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja. Sebelum akhirnya dibetonisasi untuk mendukung akses utama pertanian.

”Jalan yang dibetonisasi itu menghubungkan Dusun Gatakturi dengan Tegalkarangasem. Saat musim hujan, kondisi jalan tidak bisa dilewati. Dikarenakan memang kondisinya tidak layak,” ujar Sumarsono, Senin (29/4).

Lebih lanjut, Sumarsono perbaikan jalan itu tidak hanya sekadar dibetonisasi. Tetapi juga dilakukan pelebaran dari 2 meter menjadi 6,5 meter. Pembangunan jalan itu dinilai menjadi peluang untuk pengembangan agrowisata yang sudah berjalan di Desa Pasung.

”Selain untuk bidang pertanian, perbaikan jalan itu juga bakal membuka peluang untuk memperluas pengembangan agrowisata di Desa Pasung sendiri. Kami harapkan lahan yang berada di samping kanan dan kiri di sepanjang jalan itu bisa dikembangkan menjadi agrowisata terpadu,” ucap Sumarsono.

Selain itu, Sumarsono mengharapkan bisa dijadikan sebagai tempat wisata edukasi, pengembangan agrowisata hingga dilengkapi dengan homestay. Termasuk bisa dijadikan sebagai tempat jogging.

Sebagai informasi, dalam beberapa tahun terakhir, Desa Pasung mengembangkan agrowisata. Yakni menanam dan mengembangkan sejumlah pohon buah di jalan poros desa. Mulai dari nangka, mangga, alpukat, jambu kristal hingga kelengkeng yang dirawat oleh warga setempat.

”Jadi manfaatnya cukup banyak, tidak hanya untuk agrowisata saja tetapi juga untuk penghijauan dan menahan air. Selama ini tanaman buat yang kami rawat terus berbuah. Untuk buah utamanya nangka, tapi kali ini yang berbuah musim kelengkeng,” jelas Sumarsono. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#perbaikan jalan #KBMKB #agrowisata #homestay #Kecamatan Wedi #betonisasi jalan