Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pertahankan Adipura, Pemkab Klaten Fokuskan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Angga Purenda • Senin, 6 Mei 2024 | 03:21 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani beri apresiasi ke jajaran atas pencapaian Adipura 2024. (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Sri Mulyani beri apresiasi ke jajaran atas pencapaian Adipura 2024. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Panggung konser musik bertajuk Matur Nuwun Klaten Resik digelar di Alun-Alun Klaten, Sabtu (4/5) malam. Menghadirkan orkes musik dangdut asal Jawa Timur New Monata.

Panggung konser dangdut itu sebagai hiburan untuk warga sekaligus wujud syukur dan ungkapan terima kasih atas perolehan penghargaan Adipura yang diterima Klaten.

”Acara konser itu merupakan wujud apresisasi kepada masyarakat yang terlibat pada penilaian Adipura. Dari awal administrasi hingga penilaian dan Alhamdulillah, Klaten dua tahun berturut-turut mendapatkan Adipura,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Klaten Srihadi saat ditemui Jawa Pos Radar Solo pada Sabtu (4/5).

Adipura merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam hal kebersihan dengan mengelola lingkungannya. Penghargaan itu diperoleh Klaten selama dua tahun berturut-turut atas penilaian Adipura pada 2022 dan 2023. Piala Adipura hasil penilaian 2023 diterima Bupati Klaten Sri Mulyani pada Maret 2024.

”Kami juga memberikan pengahargaan kepada titik pantau penilaian Adipura. Total ada 40 titik pantau lokasi. Mulai dari permukiman, perkantoran, jalan protokol hingga pengelolaan tempat sampah reduce, reuse dan recycle (TPS3R),” ujar Sirhadi.

Atas raihan tersebut, DLH Klaten berkomitmen untuk mempertahankan Piala Adipura pada 2024. Terdapatkan sejumlah strategi yang disiapkan dinas seperti pengelolaan sampah menjadi penilaian terbesar Adipura. Terutama untuk menyiapkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah di Troketon, Pedan.

Srihadi mengungkapkan, pada tahun ini TPA Troketon akan dibangun landfill oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten. Keberadaannya akan dioptimalkan dalam pengelolaan sampah. Termasuk langkah pemrosesan sampah yang akan menggandengn pihak ketiga.

”Upaya-upaya terus kami lakukan dalam pengelolaan sampah. Baik itu di hulu di tingkat masyarakat terdapat pengurangan sampah. Sedangkan di TPA nanti ada pengelolaan dan teknologi di sana, kami siapkan,” tambah Srihadi.

Sementara itu, terkait pengurangan sampah, Srihadi mengungkapkan, ada 60 bank sampah di Klaten. Sedangkan untuk TPS3R terdapat 36 bangunan yang sudah beroperasi di masing-masing desa.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengapresiasi petugas kebersihan yang menjadi garda terdepan, sehingga Klaten meraih penghargaan Piala Adipura. Begitu juga seluruh titik pantau penilaian Piala Adipura yang sudah berkontribusi.

Baca Juga: Kapan PDIP Klaten Buka Pendaftaran Bakal Cabup-Cawabup? Ini Jawaban Ketua DPC PDIP Sri Mulyani

”Sudah dua tahun berturut-turut meraih Piala Adipura. Namun saya harapkan pada tahun ini kembali meraih Piala Adipura. Dikarenakan Piala Adipura kita tunggu hampir 27 tahun. Tetapi pada 2022 dan 2023 mendapatkan Piala Adipura berkat warga yang selalu cinta akan kebersihan,” ujar Mulyani. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#kabupaten klaten #reduce #Dinas Lingkungan Hidup (DLH) #adipura #TPS3R #tpa #reuse #recycle #bupati klaten sri mulyani #alun-alun klaten