Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pengamen dan Manusia Silver yang Tewas dalam Duel Maut di Prambanan Tak Punya KTP, Dikenal dengan Nama Panggilan Ini

Angga Purenda • Kamis, 9 Mei 2024 | 01:12 WIB
Polres Klaten saat mendatangi lokasi duel maut di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten, untuk melakukan olah TKP pada Rabu (8/5/2024)
Polres Klaten saat mendatangi lokasi duel maut di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten, untuk melakukan olah TKP pada Rabu (8/5/2024)

RADARSOLO.COM - Polisi menyebut, pengamen dan manusia silver yang jadi korban tewas dalam duel maut di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten pada Selasa (7/5/2024), tak memiliki kartu tanda penduduk (KTP).

Kapolres Klaten AKBP Warsono mengatakan, hingga kini identitas kedua korban tewas dalam duel maut itu belum terlacak.

Termasuk satu terduga pelaku, yang kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Menurut dia, korban yang setiap harinya bekerja sebagai pengamen dan manusia silver itu tidak memiliki administrasi kependudukan maupun identitas yang jelas.

Alias tak memiliki KTP.

"Jadi mereka ini hanya dikenal dengan nama panggilan. Korban biasa dipanggil Weli dan Sendi. Tapi mereka tidak memiliki kartu identitas yang jelas," terang Warsono, Rabu (8/5/2024).

Adapun sejauh ini, polisi terus mendalami motif pekelahian atau duel maut yang tewaskan dua orang itu.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Di antaranya pemilik kos tempat kos-kosan korban, istri korban hingga warga di lingkungan sekitar lokasi.

"Sampai sejauh ini, motifnya masih didalami. Kita masih belum mengetahui motifnya apa. Ini masih kita dalami dan minta keterangan dari saksi-saksi dulu," jelas Warsono. (ren/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#prambanan #duel #ktp #manusia silver #pengamen #maut