RADARSOLO.COM– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Klaten secara resmi membuka pendaftaran penjaringan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) untuk Pilkada Klaten. Ini kali pertama PKS membuka penjaringan sepanjang sejarah pilkada di Klaten.
Pendaftaran dibuka selama dua hari pada Selasa (14/5) dan Rabu (15/5) pukul 10.00-14.00. ”Pendaftaran ini terbuka untuk umum. Siapa pun boleh mengikuti penjaringan ini. Untuk penjaringan cabup dan cawabup ini baru dilakukan pada tahun ini. Gelaran pilkada sebelumnya, tidak pernah mengadakan penjaringan untuk umum,” jelas Ketua DPD PKS Klaten Sri Martono kepada Jawa Pos Radar Solo di Kantor DPD PKS Klaten, Selasa (14/5).
Martono menjelaskan, ada sejumlah hal yang membuat PKS Klaten membuka pendaftaran penjaringan cabup-cawabup secara terbuka kali ini. Salah satunya kenaikan suara PKS Klaten dalam Pemilu 2024.
Seperti diketahui PKS Klaten dalam pemilihan legislatif (Pileg) memperoleh sekira 78 ribu suara. Mengalami kenaikan 10 ribu suara dibandingkan pemilu sebelumnya. Begitu juga kenaikan kursi yang diperoleh di DPRD Klaten. Dari sebelumnya mendapatkan lima kursi, pada periode kali ini memperoleh enam kursi.
”Ini memberikan peluang yang selama ini tidak aktif di partai juga bisa mendaftar melalui jalur PKS Klaten. Kalau sampai saat ini baru ada yang tanya terkait persyaratan pendaftaran. Kalau yang ambil formulir sampai detik ini belum ada,” jelas Martono.
Dia mengungkapkan, syarat pendaftaran secara administratif sesuai dengan peraturan KPU (PKPU). Misalnya usia minimal 25 tahun dan lulusan minimal SMA sederajat yang dibuktikan persyaratan administrasinya.
Martono menjelaskan, proses pengambilan formulir diberikan waktu selama dua hari pendaftaran tersebut. Sedangkan untuk waktu pengembalian formulir paling terakhir pada Sabtu (18/5).
”Ini terbuka untuk umum baik internal maupun eksternal boleh mengambil formulir di DPD PKS Klaten. Meskipun secara internal kami juga melakukan poling terkait siapa yang layak (cabup-cawabup) yang kami ajukan lewat PKS Klaten, menurut kader maupun structural. Untuk prosesnya belum selesai,” tambah Martono.
Martono menjelaskan, setelahnya mengembalikan formulir pendaftaran ke DPD PKS Klaten dilakukan seleksi administrasi terlebih dahulu. Bagi yang lolos seleksi administrasi akan menjalani fit proper test kepada calon.
Nantinya akan diwawancarai untuk mengetahui persiapannya dan menentukan layak atau tidaknya diajukan sebagai calon yang diusung PKS Klaten.
”Untuk hasil penjaringan nanti akan kami laporkan ke struktur di atas kami. Termasuk dikomunikasikan dengan partai lain untuk kami tawarkan. Soalnya kalau mengusung (calon) sendiri, kami belum bisa,” ujar Martono. (ren/adi)
Editor : Adi Pras