RADARSOLO.COM–Selain kaya dengan objek wisata air berupa umbul, Kabupaten Klaten memiliki banyak wisata alternatif lainnya.
Salah satunya ada di Desa Kebonalas, Kecamatan Manisrenggo, Klaten.
Di desa setempat terdapat kebun buah. Luasnya nggak kaleng-kaleng. Mencapai 14 ribu meter persegi atau dua kali luas lapangan sepak bola.
Lahan luas milik Desa Kebonalas tersebut ditanami aneka ragam buah.
Ada klengkeng, alpokat, belimbing. Masih ditambah beragam durian. Mulai dari jenis montong, bawor, dan musangking.
Buah-buahan yang ditanam di kebun buah Desa Kebonalas berasal dari bibit pilihan.
Cara menanamnya juga tidak asal-asalan. Itu karena Bumdes Maju Makmur menggandeng Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM ) Yogyakarta.
Memang usaha tidak mengkhianati hasil. Belum lama ini, beragam buah yang ditanam telah memasuki masa panen perdana.
Pemerintah kecamatan, desa, masyarakat, serta profesor Fakultas Biologi UGM sangat antusias merasakan hasil jerih payah mereka.
Buah yang ditanam tumbuh seperti yang diharapkan. Terutama klengkeng.
Klengkeng yang ditanam di kebun buah Desa Kebonalas memiliki daging tebal, sedangkan bijinya kecil.
Soal rasa, nggak usah ditanya. Manisnya sampai ke hati.
Baca Juga: Muncul Dugaan Ekploitasi Anak di Kota Solo, Ini Pengakuan Kuasa Hukum Terdakwa
Kebun buah di Desa Kebonalas ini digadang-gadang menjadi objek wisata baru di Kecamatan Manisrenggo.
Penasaran pengen segera mencicipi klengkeng di kebun buah Desa Kebonalas?
Untuk menuju kebun buah Desa Kebonalas sangat mudah.
Bisa ditempuh sekitar 30 menit menggunakan kendaraan dari Alun-Alun Klaten.
Tempatnya asri karena banyak ditumbuhi pohon buah. Selain bisa refreshing, dengan berkunjung ke kebun buah Desa Kebonalas, pengunjung bisa menambah vitamin dari buah untuk asupan tubuh. (wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono