Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hilang Selama Dua Pekan, Warga Prambanan Klaten Ditemukan Meninggal Tercebur Sumur

Angga Purenda • Kamis, 23 Mei 2024 | 15:47 WIB
Proses evakuasi mayat laki-laki yang ditemukan di dalam sumur milik warga Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Klaten, Rabu (22/5/2024) malam.
Proses evakuasi mayat laki-laki yang ditemukan di dalam sumur milik warga Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Klaten, Rabu (22/5/2024) malam.

RADARSOLO.COM-Mayat laki-laki ditemukan di dalam sumur warga Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Klaten, Rabu (22/5/2024) malam.

Laki-laki nahas itu bernama Slamet Riyadi, 45, warga Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten.

Slamet dikabarkan menghilang sejak dua minggu lalu.

Kabar penemuan mayat itu telah beredar di sejumlah akun media sosial. Salah satunya akun Instagram @merapi_uncover pada Rabu (22/5/2024) malam.

“Meninggalkan rumah sejak 8 Mei 2024, ditunggu keluarganya tidak ada kabarnya. Lalu membuat laporan kehilangan keluarga pada 10 Mei sudah masuk ke polsek,” jelas Kepala Desa Dompyongan Sarono, Kamis (23/5).

Lebih lanjut, Sarono menjelaskan, kemudian pada Rabu (22/5/2024) malam ada laporan dari warga Desa Joho, Prambanan, Klaten yang melihat sepeda. Diletakan di samping rumah kosong.

“Warga itu lantas melapor ke ketua RT. Ada unsur kecurigaan, akhirnya digerakkan untuk dilakukan pencarian. Lalu ditemukan (mayat) di dalam sumur,” ujar Sarono.

Lebih lanjut diterangkan Sarono, saat foto sepeda yang ditemukan itu dibagikan di media sosial, langsung diketahui bahwa itu milik Slamet.

Mengingat setiap hari Slamet menggunakan sepeda itu untuk mencari rumput pakan ternak kambing.

Proses evakuasi mayat Slamet dilakukan oleh Tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Klaten.

Dibantu Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Damkar dan relawan setempat.

Setelah dievakuasi, jenazah diserahkan ke perwakilan keluarga serta perangkat desa yang disaksikan petugas Puskesmas dan Polsek Prambanan.

“Kesepakatan dari keluarga, tidak dibawa ke rumah sakit. Dikarenakan kasihan sudah dua minggu. Jadi langsung dimakamkan ,” ujar Sarono.

Kapolsek Prambanan AKP Jaenudin mengerahkan personelnya ke lokasi penemuan untuk olah TKP dan membantu evakuasi.(ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#prambanan #Desa Joho #klaten #tercebur sumur