RADARSOLO.COM - Mencari umbul di Klaten itu bukanlah hal yang susah. Ya, di wilayah ini memang dikenal memiliki banyak sumber mata air.
Tak heran jika salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah ini mendapat julukan sebagai Kota 1001 umbul.
Salah satunya adalah Umbul Pluneng Tirto Mulyani yang berada di Dukuh Miren, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten.
Dikutip dari laman Visit Jawa Tengah, Senin (27/5/2024), dahulunya, Umbul Pluneng Tirto Mulyani hanya digunakan untuk pengunjung perempuan. Namun sekarang siapapun diperbolehkan masuk.
Umbul Pluneng Tirto Mulyani memiliki satu kolam utama dengan kedalaman 120 cm dan panjangnya hanya 20 x 15 meter.
Pada sisi selatan kolam utama terdapat kolam kecil yang diperuntukkan untuk mencuci pakaian bagi warga. Menariknya di kawasan kolam tersebut juga terdapat Arca Budha.
Tak hanya Arca saja, disini juga terdapat beberapa peninggalan sejarah yang dipercaya dari kerajaan Majapahit.
Selain itu di Umbul Pluneng Tirto Mulyani ini juga terdapat artefak Lingga Yoni. Kemudian, disini juga terdapat stupa yang masih berdiri kokoh di area sekitar umbul.
Sama seperti umbul di Klaten lainnya, Umbul Pluneng Tirto Mulyani menawarkan kesegaran air dari sumber mata air alami. Sehingga airnya pun sangat jernih dan terus mengalir.
Fasilitas penunjang Umbul Pluneng Tirto Mulyani juga tergolong lengkap ada toilet, kamar ganti dan penjual kaki lima di sekitar Umbul yang menjual jajanan yang bisa dibeli setelah berenang.
Waktu yang bisa ditempuh jika ingin ke Umbul ini sekitar 15 Menit atau berjarak sekitar 7 Km dari alun-alun Klaten.
Umbul Pluneng Tirto Mulyani buka setiap hari mulai jam 05.00 WIB sampai jam 17.00 WIB bahkan beberapa pengunjung bisa berenang saat malam hari jika sudah ijin kepada pihak pengelola.
Harga tiket masuk Umbul Pluneng Tirto Mulyani adalah Rp 4.000, sedangkan untuk tiket parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor dan seribu untuk sepeda.
Dengan fasilitas yang lengkap dan tiket masuk yang murah, wisatawan bisa merasakan sensasi berenang di kolam mata air alami. (mg9/dam)
Editor : Damianus Bram