Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mengenal Umbul Jolotundo: Wisata Air di Karanganom, Klaten yang Juga Digunakan untuk Terapi

Damianus Bram • Selasa, 4 Juni 2024 | 22:23 WIB
RAMAI: Wajah baru Umbul Jolotundo di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom usai direhab. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
RAMAI: Wajah baru Umbul Jolotundo di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom usai direhab. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Bicara umbul di Kabupaten Klaten serasa tidak akan ada habisnya.

Selain dikenal punya banyak umbul, di Kabupaten ini rupanya juga memiliki umbul yang bisa digunakan untuk terapi kesehatan. 

Umbul yang dimaksud adalah Umbul Jolotundo yang terletak di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten.

Air Umbul Jolotundo yang dikenal segar dan bening ini dipercaya sangat baik untuk kesehatan. Bahkan umbul ini kerap dijadikan jujukan terapi saraf kejepit hingga stroke.

Objek wisata air alami Umbul Jolotundo ini buka setiap harinya, mulai dari pukul 05.00 dengan harga tiket masuk Rp 5.000 per orang.

Pada waktu pagi umbul biasanya didominasi pengunjung para lansia yang hendak untuk terapi. Tentunya datang dengan berbagai keluhan yang dirasakan hingga berharap untuk sembuh.

Mereka melakukan berbagai gerakan atau aktivitas berenang di dalam kolam. Rata-rata terapi selama satu jam menyesuaikan daya tahan tubuh masing-masing.

Kegiatan terapi itu dilaksanakan secara rutin hingga merasakan ada perubahan pada tubuhnya.

Mereka yang datang untuk terapi didominasi pengunjung dari Kota Klaten serta kabupaten sekitarnya.

Aktivitas terapi di Umbul Jolotundo biasanya berlangsung dari pukul 05.00-08.00. Sebelum akhirnya pengunjung akan didominasi oleh anak-anak hingga orang dewasa untuk berenang di kolam dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter hingga 3 meter itu.

Pemandian yang ada di pinggir Jalan Klaten-Jatinom itu kini berubah wajah setelah dikelola oleh Pemkab Klaten secara penuh pada tahun ini.

Sentuhan modern dengan berbagai rehab dan pengembangan pada sejumlah fasilitas penunjangnya. Meski begitu, untuk kolam dengan air alaminya masih tetap dipertahankan hingga saat ini.

Objek wisata air alami Umbul Jolotundo ini setiap harinya sudah buka sejak pukul 05.00 dengan harga tiket masuk Rp 5.000 per orang.

Pada waktu pagi umbul ini biasanya didominasi pengunjung para lansia yang hendak untuk terapi.

Tentunya mereka datang dengan berbagai keluhan yang dirasakan hingga berharap untuk sembuh.

Mereka melakukan berbagai gerakan atau aktivitas berenang di dalam kolam. Rata-rata terapi dilakukan selama satu jam menyesuaikan daya tahan tubuh masing-masing.

Kegiatan terapi itu dilaksanakan secara rutin hingga merasakan ada perubahan pada tubuhnya.

Mereka yang datang untuk terapi didominasi pengunjung dari Kota Klaten serta kabupaten sekitarnya. Aktivitas terapi di Umbul Jolotundo biasanya berlangsung dari pukul 05.00-08.00.

Sebelum akhirnya pengunjung akan didominasi oleh anak-anak hingga orang dewasa untuk berenang di kolam dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter hingga 3 meter itu.

Beredar cerita bahwa ada pengujung yang saat datang ke Umbul Jolotundo ini dibopong oleh keluarganya dan berenang pakai pelampung. Tetapi setelah rutin melaksanakan terapi di umbul ini, pengunjung tersebut bisa sembuh sehingga bisa berjalan lagi.

Kandungan mineral yang tinggi pada umbul ini dipercaya sangat mendukung terapi para pengunjung itu tersebut.

Kolam di Umbul Jolotundo disekat menjadi tiga bagian dengan kedalaman yang bervariasi.

Mata air dari dasar kolam terus bermunculan ke permukaan sehingga terdapat sirkulasi setiap saat pada umbul tersebut. 

Airnya memang terus mengalir sekalipun di musim kemarau sehingga tidak pernah kering. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Wisata di Klaten #Wisata Umbul di Klaten #terapi #klaten #mata air #umbul jolotundo