RADARSOLO.COM-BPJS Kesehatan Cabang Boyolali semakin gencar menyosialisasikan manfaat Jaminan Kesehatan Nasional.
Menyasar sejumlah perusahaan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Boyolali. Terutama di Kabupaten Klaten dan Boyolali.
Kegiatan tersebut dikemas dalam acara Bincang Akrab Bersama Relation Officer Badan Usaha Swasta (Arabika Robusta).
Arabika Robusta menjadi inovasi yang digulirkan oleh BPJS Kesehatan Cabang Boyolali dengan pesertanya yaitu Human Resource Development (HRD) perusahan swasta.
Sepanjang Mei sempat digelar sebanyak 12 sesi kegiatan.
Adapun materi yang disosialisasikan terkait pemanfaatan aplikasi Elektronik Data Badan Usaha (e-Dabu), serta aplikasi Mobile JKN.
Diharapkan melalui kegiatan Arabika Robusta, para peserta paham untuk memanfaatkan dua aplikasi tersebut.
Pelaksanaan kegiatan Arabika Robusta mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Terutama dari para peserta yang hadir.\
Seperti yang disampaikan oleh Tiara HRD PT Es Malindo yang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memberikan ilmu dan informasi yang sangat penting untuk kami selaku HRD perusahaan," ujar Tiara, Rabu (5/6/2024).
"Begitu juga dengan update-update regulasi yang baru terkait aplikasi e-Dabu dan Aplikasi Mobile JKN,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Tiara menjelaskan, selama ini dirinya merasa terbantu dengan kehadiran Aplikasi Mobile JKN.
Terutama saat ada karyawan yang resign bisa langsung diproses untuk memindahkan status kepesertaannya ke mandiri.
Terlebih lagi mendapatkan bantuan saat pengurusan administrasi itu dari Pandawa BPJS Kesehatan.
Apresiasi terhadap kegiatan Arabika Robusta juga datang dari peserta lainnya yakni Desy selaku HRD PT Indokturino.
Dia mengaku, dengan kehadiran seperti e-Dabu memudahkannya untuk memasukan karyawan dengan database.
Terlebih lagi lebih cepat untuk proses pengaktifannya.
“Untuk Aplikasi Mobile JKN sendiri lebih mudah, lancar dan cepat. Dibandingkan dulu sebelum ada Aplikasi Mobile JKN,” ujar Desy.
Lebih lanjut, Desy menjelaskan, melalui Aplikasi Mobile JKN bisa melakukan pendaftaran di fasilitas kesehatan.
Terlebih lagi melalui aplikasi tersebut bisa mendapatkan informasi terkait ketersediaan kamar rawat inap terkini di sejumlah rumah sakit.
“Aplikasi Mobile JKN juga memiliki fitur yang begitu lengkap. Bisa juga melakukan konsultasi dengan dokter,” ujar Desy.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto menjelaskan, terkait tujuan diselenggarakannya Arabika Robusta. Salah satunya meningkatkan interaksi antara Relation Officer (RO) dengan HRD Badan Usaha.
“Harapannya dapat memberikan layanan yang lebih baik terkait administrasi kepesertaan pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU). Harapannya dapat meningkatkan kepuasan terkait layanan JKN bagi PPU BU,” ujar Deddy.
Melalui Arabika Robusta, para peserta yang terdiri dari HRD perusahaan swasta bisa memperbarui informasi dan penyegaran pengetahuan terkait hak dan kewajiban, ketentuan dan alur layanan bagi peserta JKN.
“Melalui Arabika Robusta ini untuk meningkatkan perhatian dari pemberi kerja dalam hal pendaftaran seluruh karyawan. Begitu juga pelaporan gaji sesuai keadaan sebenarnya,” tambah Deddy.
Di samping itu, dengan diselenggarakan Arabika Robusta, menjadi upaya persuasif dari BPJS Kesehatan Cabang Boyolali terkait kepatuhan PPU BU.
Terutama sebelum dilakukan pemeriksaan kepatuhan.
“Begitu juga dalam rangka membekali Petugas RO dalam kemampuan komunikasi publik,” tambah Deddy.
Terkait e-Dabu, Deddy memaparkan, aplikasi milik BPJS Kesehatan itu guna memberi kemudahan bagi badan usaha dalam mengelola administrasi JKN KIS pekerja.
Ada pun administrasi pada e-Dabu mulai dari penambahan peserta dan anggota keluarga baru, mutasi ubah gaji, pembaruan identitas, mutasi nonaktif peserta. (ren/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono