Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

BPJS Kesehatan Boyolali Gelar Pertemuan Forum Kemitraan Pengelolaan Faskes, Inovasi i-Care JKN Peroleh Apresiasi

Angga Purenda • Senin, 1 Juli 2024 | 21:17 WIB
Pertemuan forum kemitraan pengelolaan fasilitas kesehatan kerja sama dengan pemangku kepentingan di Ruang Rapat B2 Setda Klaten. 
Pertemuan forum kemitraan pengelolaan fasilitas kesehatan kerja sama dengan pemangku kepentingan di Ruang Rapat B2 Setda Klaten. 

RADARSOLO.COM-BPJS Kesehatan Cabang Boyolali menggelar pertemuan forum kemitraan pengelolaan fasilitas kesehatan (faskes).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja bareng pemangku kepentingan dan diselanggarakan di Ruang Rapat B2 Setda Klaten.

Diisi penyampaian materi hingga diskusi oleh tim forum kemitraan pengelolaan kerja sama faskes Kabupaten Klaten.

Pertemuan itu dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos dan P3APPKB) Puspo Enggar Hastuti didaulat memimpin pertemuan forum tersebut.

Sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Antara lain dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Begitu juga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hingga Puskesmas.

Pada kesempatan itu, Puspo mengapresiasi salah satu inovasi yang digulirkan BPJS Kesehatan, yakni i-Care JKN yang selama ini diakses oleh dokter di faskes.

Aplikasi itu untuk melihat riwayat pelayanan kesehatan dari peserta JKN dengan cepat dan akurat.

“i-Care JKN ini luar biasa karena resume medis sudah dapat dilihat melalui aplikasi,” jelas Puspo, Senin (1/7/2024).

“Menjadikan peserta JKN yang sebelumnya bukan pasien dari faskes tertentu, bisa dilihat riwayatnya. Bisa dimana pun. Baik seluruh puskesmas maupun faskes lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Boyolali Gulirkan Arabika Robusta bagi HRD Perusahaan Swasta, e-Dabu hingga Aplikasi Mobile JKN: Panen Apresiasi

Seperti diketahui, kehadiran i-Care JKN merupakan wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan program JKN.

i-Care JKN dapat digunakan faskes untuk melihat riwayat pelayanan kesehatan selama satu tahun terakhir.

Inovasi tersebut bertujuan sebagai jembatan komunikasi dan kolaborasi antardokter untuk memberikan perawatan komprehensif kepada peserta JKN.

Sekaligus mampu meningkatkan layanan dokter kepada peserta JKN menjadi lebih cepat dan tepat.

“Dari masyarakat tidak perlu khawatir maupun panik lagi terkait resume medisnya. Petugas sudah mengetahui karena resume medis dapat diakses dimana pun dan kapan pun melalui i-Care JKN,” papar Puspo.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto menguraikan materi mencakup kepesertaan JKN, akses pelayanan kesehatan dan komitmen faskes pada janji layanan JKN.

Disampaikan juga komitmen faskes pada janji layanan JKN, tranformasi digital layanan JKN dan utilisasi pelayanan kesehatan.

“Begitu pula terkait pencegahan kecurangan dalam program JKN, serta dukungan stakeholder dan faskes dalam kemudahan akses layanan JKN,” tutur Deddy.

Terkait tujuan forum kemitraan pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan, Deddy mengatakan, guna mencapai persamaan pemahaman tentang program JKN.

Termasuk mempermudah koordinasi antarpemangku kepentingan yang terkait dalam menyelesaikan kendala operasional di lapangan.

Tujuan lainnya adalah memperoleh dukungan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan sesuai kewenangan dan fungsi masing-masing lembaga maupun instansi.

Sekaligus meningkatan efektivitas pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan.

“Tujuan dibentuknya forum ini untuk memonitoring dan evaluasi atas penyediaan fasilitas kesehatan, sarana prasarana dan sumber daya manusia. Begitu juga menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan,” papar Deddy.

Ada pun sasaran yang diharapkan dalam forum tersebut yakni pemantapan hubungan kemitraan dengan pihak eksternal terkait pembuatan kebijakan.

Begitu juga dengan instansi perwakilan peserta pada tingkat daerah. Memberikan pemahaman yang sama atas program yang dilaksanakan oleh BPJS kesehatan. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#forum kemitraan #i Care JKN #pengelolaan faskes #BPJS Kesehatan Boyolali