Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Peringati Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, Momentum Bangun Keluarga Bebas Stunting di Klaten

Angga Purenda • Jumat, 26 Juli 2024 | 01:18 WIB
Wabup Klaten Yoga Hardaya bersama pengurus Forum Anak Klaten pada peringatan Harganas dan HAN di Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Klaten Tengah, Kamis (25/7/2024).
Wabup Klaten Yoga Hardaya bersama pengurus Forum Anak Klaten pada peringatan Harganas dan HAN di Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Klaten Tengah, Kamis (25/7/2024).

RADARSOLO.COM- Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 dan Hari Anak Nasional (HAN) dipusatkan di Grha Bung Karno (GBK) Klaten.

Diinisiasi oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos dan P3APPKB).

Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya hadir dalam kegiatan tersebut.

Dia mengajak masyarakat melalui peran nyata dalam berbagai aktivitas. Terutama untuk membangun keluarga bebas stunting.

“Mari kita jadikan peringatan Harganas tingkat kabupaten ini sebagai momentum memperkuat rasa kebersamaan,” pinta Yoga, Kamis (25/7/2024).

“Baik antara keluarga dan sesama warga, melalui peran nyata dalam membangun keluarga bebas stunting. Guna menciptakan generasi emas di Klaten,” lanjutnya.

Ditambahkan Yoga, peringatan Harganas dan HAN berperan strategis membuka nurani keluarga dan masyarakat.

Agar lebih memberikan perhatian terhadap peran dan fungsi masing-masing anggota keluarga.

Baik sebagai ayah, ibu maupun anak dalam suasana komunikasi dan interaksi yang harmonis.

“Pada akhirnya akan memberikan ketahanan keluarga yang lebih baik,” jelas Yoga.

Menurut Yoga, keluarga merupakan tempat untuk membersarkan anak, membentuk norma maupun tingkah laku, serta membentuk karakter. Dari segi agama, sosial, budaya dan pendidikan.

Mulai dari pola hidup sehat dan pemberian asupan makanan bergizi.

Baca Juga: Pemkab Klaten Geber Sosialisasi Partisipasi Pemilih Pilkada 2024, Ini Targetnya

Peran keluarga sebagai lingkungan terkecil di masyarakat sangat diperlukan dalam memperkuat ketahanan masyarakat.

“Kabupaten Klaten harus bebas stunting. Untuk itu, program pencegahan dan penanganan stunting perlu dikolaborasikan dengan semua pihak terkait,” tandas Yoga.

“Seperti sekolah untuk edukasi pencegahan di kalangan remaja atau pun penyuluhan gizi di masyarakat,” imbuh dia.

Dalam kesempatan itu, Yoga mengukuhkan pengurus Forum Anak Klaten.

Ditandai dengan mengalungkan untaian bunga kepada ketua yang baru.

Sementara itu, Kepala Dissos dan P3APPKB Klaten Puspa Enggar Hastuti menjelaskan, rangkaian peringatan Harganas dan HAN telah dilaksanakan sejak Februari lalu.

Beberapa kegiatan telah dilaksanakan seperti edukasi pelayanan KB, penyuluhan KB dan stunting hingga pemilihan Duta Genre.

“Kami sudah melakukan kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak. Kemudian Forum Anak Goes to School dengan bermain ke Car Free Day (CFD). Memberikan edukasi-edukasi kepada para pengunjung terkait perkembangan anak di Kabupaten Klaten,” papar Puspa.

Puspa berharap, lewat berbagai upaya yang dilakukan pemkab, bisa membawa Klaten meraih status Kabupaten Layak Anak (KLA) yang ditargetkan bisa meraih kategori utama pada tahun ini. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#HAN #pemkab klaten #hari keluarga nasional #harganas