RADARSOLO.COM – Kabupaten Klaten berhasil meraih penghargaan Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama dua tahun berturu-turut pada 2022 dan 2023.
Penghargaan bergensi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan ini kembali diraih Klaten setelah 26 tahun penantian.
Seperti diketahui, Klaten terakhir kali menerima penghargaan Piala Adipura pada 1996 lalu. Hingga dibuatkan Tugu Adipura yang tidak jauh dari Kantor Pemkab Klaten.
Tetapi kini pemkab kembali membangun Tugu Adipura atas raihan Piala Adipura 2022 dan 2023 tersebut.
Salah satu lokasi Tugu Adipura berada di Alun-alun Klaten dengan ditempatkan pada area pancuran yang menghadap Jalan Pemuda.
Dari pantauan radarsolo.com sudah mulai tampak pengerjaan proyek tersebut. Bupati Klaten Sri Mulyani sempat mengecek pengerjaan dari Tugu Adipura tersebut.
”Ini alun-alun kami tambahi monumen penghargaan Adipura. Konsepnya sudah ada, untuk di bawah tetap dipertahankan air mancurnya. Nanti kami tambahkan penyangga untuk Piala Adipura,” ujar Mulyani saat ditemui usai meninjau di Alun-Alun Klaten, Rabu (31/7/2024).
Mulyani mengungkapkan, dipilihnya Alun-Alun Klaten karena lokasinya cukup strategis di pusat kota. Terlebih lagi alun-alun juga menjadi pusat berkumpulnya masyarakat Klaten.
”Tugu Adipura ini menjadi wujud syukur dan simbol atas penghargaan yang diraih. Sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat, sehingga penghargaan yang diraih bisa dipertahankan,” ujar Mulyani.
Sementara itu, untuk Tugu Adipura yang kedua, direncanakan hendak dibangun di Patung Punokawan, Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah.
Untuk patung punokawan nantinya akan dipertahankan. Hanya saja akan ditambah dengan Tugu Adipura tersebut.
”Kalau untuk Tugu Adipura yang lama tetap kami pertahankan. Tidak akan kami pindahkan,” tambah Mulyani. (ren/adi)
Editor : Adi Pras