Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Usung Konsep Limasan, Penataan Wajah Stasiun Klaten Dimulai

Angga Purenda • Jumat, 16 Agustus 2024 | 03:39 WIB
Stasiun Klaten mulai direvitalisasi dengan konsep Limasan Jawa. (Angga Purenda/Radar Solo)
Stasiun Klaten mulai direvitalisasi dengan konsep Limasan Jawa. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Wajah Stasiun Klaten mulai dilakukan penataan melalui proyek beautifikasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang bergulir pada tahun ini.

Dalam penataan tersebut, untuk bangunan utama stasiun yang sudah era kolonial Belanda tetap dipertahankan.

Konsep limasan pun akan diterapkan pada bangunan utama dari Stasiun Klaten. Tetapi juga didukungan bangunan di sekitarnya akan difungsikan sebagai rumah dinas.

Hal itu menjadikan kawasan Stasiun Klaten akan memiliki pesona tradisional dan menjadi ikon baru dari Kota Bersinar.

“Mengusung konsep bangunan limasan yang menjadi ciri khas dalam arsitektur Jawa. Begitu juga open space. Harapannya bisa memberikan kesan dan menarik perhatian bagi penumpang yang datang dan tiba di Stasiun Klaten,” ujar Manajer Humas Daop 6 Jogjakarta Krisbiyantoro, Kamis (15/8/2024).

Lebih lanjut, Krisbiyantoro mengungkapkan, proses awal beautifikasi dilakukan dengan pengaturan ruangan pada bangunan utama Stasiun Klaten.

Tetapi nantinya berautifikasi tidak hanya dilakukan pada bangunan utamanya saja. Tetapi juga kawasan yang disekitarnya yang masih menjad aset KAI.

“Tentunya bangunan-bangunan limasan yang ada dalam satu kawasan akan menjadi hal yang unik dan menarik. Harapannya bisa menjadi ciri khas tersendiri bagi Stasiun Klaten,” ujar Krisbiyantoro.

Dia mengungkapkan, proses beautifikasi Stasiun Klaten yang sudah berusia 1,5 abad dilakukan sebagai salah satu upaya mendukung perkembangan Kabupaten Klaten. Termasuk meningkatkan layanan kepada pelanggan kereta api.

Selama proses beautifikasi, Daop 6 Jogjakarta telah melakukan upaya untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga dengan baik.

"Pelayanan kepada pelanggan juga masih berlangsung normal. Tidak penyesuaian apa pun," ujarnya.

Krisbiyantoro menjelaskan Stasiun Klaten merupakan stasiun yang melayani kereta dengan berbagai jenis dan kelas. Mulai dari kereta ekonomi hingga eksekutif. Kemudian Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api Bandara.

"Proyek beautifikasi ini nantinya sangat bermanfaat bagi masyrakat baik dalam maupun luar kota. Terutama dalam mengakses Kabupaten Klaten melalui transportasi kereta api," ujar Krisbiyantoro.
(ren/adi)

Editor : Adi Pras
#Daop 6 jogjakarta #kereta api bandara #klaten #Transportasi #kereta api #krl #limasan #Stasiun Klaten #revitalisasi #Penataan