Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bersama Bea Cukai Surakarta, Diskominfo Klaten Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Karnaval Pembangunan

Angga Purenda • Selasa, 20 Agustus 2024 | 03:49 WIB
Diskominfo Klaten bersama Bea Cukai Surakarta mengikuti karnaval pembangunan sembari sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di sepanjang Jalan Pemuda, Klaten, Senin (19/8/2024).
Diskominfo Klaten bersama Bea Cukai Surakarta mengikuti karnaval pembangunan sembari sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di sepanjang Jalan Pemuda, Klaten, Senin (19/8/2024).

RADARSOLO.COM-Diskominfo Klaten bersama Bea Cukai Surakarta ikut serta menjadi peserta karnaval pembangunan.

Digelar di sepanjang Jalan Pemuda, Kecamatan Klaten Tengah pada Senin (19/8).
Kontingen langsung dipimpin oleh Kepala Diskominfo Klaten Aris Pramana bersama jajarannya.

Pada karnaval tersebut, diskominfo dan bea cukai menyosialisasikan Gempur Rokok Ilegal kepada masyarakat yang menyemut di sepanjang jalan protokol.

Sosialisasi dilakukan mulai dari tanya jawab yang berinteraksi langsung dengan masyarakat hingga membagikan 300 brosur dan 100 kaos bertuliskan Gempur Rokok Ilegal.

“Kebetulan ini kegiatan karnaval pembangunan, masyarakat banyak sekali yang menyaksikan. Sekaligus kami sosialisasikan gempur rokok ilegal sehingga semakin banyak yang tahu,” jelas Kepala Diskominfo Klaten Aris Pramana kepada radarsolo.com, Senin (19/8/2024).

Selama perjalanan, dari perwakilan Bea Cukai Surakarta melakukan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal.

Mulai dari ketentuan yang mengatur hingga ciri-ciri rokok ilegal yang mulai merugikan negara.

“Sepanjang jalan kami melakukan interaksi dengan masyarakat secara langsung untuk memahamkan terkait rokok ilegal,” terang Aris.

“Sambil memberikan doorprize menarik untuk masyarakat. Seperti payung, kaos, mug. Kami juga bagikan e-money brosur yang didalmnya berisikan materi sosialisasi rokok ilegal,” lanjut dia.

Aris mengharapkan, masyarakat Klaten menjadi lebih paham terkait rokok ilegal lewat sosialisasi yang dilakukan tersebut.

Terlebih lagi apabila memakai kaos yang dibagikan oleh diskominfo bisa menjadi alat sosialisasi lebih luas.

Kasubag Umum dan Kepagawaian Diskominfo Klaten Edi Sutanto menambahkan, dipilihnya karnaval pembangunan untuk menyosialisasikan Gempur Rokok Ilegal karena masyarakat yang menyaksikan acara tersebut membeludak.

Baca Juga: Dalang Ki MPP Bayu Aji dan Niken Salindry Meriahkan Pagelaran Wayang Kulit di Alun-alun Klaten, Sosialisasikan Gempur Rokok Ilegal

Menurutnya, dengan kondisi tersebut menjadikan materi sosialisasi dapat tersampaikan secara luas.

“Melalui sosialisasi itu, menjadi masyarakat paham terkait sanksi apabila memproduksi maupun menjual rokok ilegal,” kata Edi.

“Begitu juga dengan ciri-ciri rokok ilegal yang diantaranya menggunakan cukai palsu, cukai kadaluarsa dan cukai bukan pada peruntukannya,” imbuh dia.

Masyarakat yang mengetahui adanya peredaran rokok ilegal, tutur Edi, bisa langsung melaporkan ke Bea Cukai Surakarta. Identitas pelapor dipastikan akan dilindungi.

Kendaraan hias Diskominfo Klaten meriahkan karnaval pembangunan.
Kendaraan hias Diskominfo Klaten meriahkan karnaval pembangunan.

Humas Bea Cukai Surakarta Andika Wahyu Hardian mengapresiasi bisa berkolaborasi dengan Diskominfo Klaten dalam sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di karnaval pembangunan Klaten.

“Kami bersama-sama menyosialisasikan kembali dan tidak bosan-bosannya, kami Bea Cukai Surakarta mengajak seluruh masyarakat Klaten untuk Gempur Rokok Ilegal. Kedepannya di Klaten tidak ada lagi rokok ilegal. Baik itu penggunannya maupun penjualnya,” beber Andika.

Andika mengajak masyarakat Klaten untuk lebih mengenal ciri-ciri dari rokok ilegal. Untuk menjadikan Klaten lebih sehat dan sejahtera. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Gempur Rokok Ilegal #karnaval pembangunan #Bea Cukai Surakarta #diskominfo klaten