Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Soroti Perlintasan Sebidang KA di Desa Taji Klaten, Bupati Sri Mulyani Minta Segera Lengkapi Palang Pintu

Angga Purenda • Rabu, 28 Agustus 2024 | 02:52 WIB
Perlintasan sebidang kereta api (KA) di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten rawan kecelakaan. (Angga Purenda/Radar Solo)
Perlintasan sebidang kereta api (KA) di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten rawan kecelakaan. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Bupati Klaten Sri Mulyani meminta perlintasan sebidang kereta api (KA) di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten untuk segera dilengkapi palang pintu untuk keselamatan. Mengingat kondisi perlintasan sebidang KA di desa tersebut tidak terdapat palang pintu.

Perlintasan sebidang KA tanpa palang pintu itu sering kali dilewati warga karena menjadi penghubung antara sejumlah desa di Prambanan dengan ruas Jalan Raya Solo-Jogja. Saat ini disiagakan petugas untuk memastikan keselamatan warga yang melintas.

Penyiagaan petugas itu, bagian dari tindaklanjut dari terjadinya kecelakaan pada awal tahun 2024. Saat itu terdapat mobil tertabrak KA saat melintasi perlintasan sebidang KA tanpa palang pintu di Desa Taji itu hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Sorotan Mulyani terhadap kondisi perlintasan sebidang KA tanpa palang pintu di Desa Taji karena sempat melintas saat hendak acara Sambang Warga di Desa Sengon, Prambanan pada pertengahan Agustus lalu. Perlintasan tanpa palang itu menjadi salah satu akses menuju ke Desa Sengon.

”Perlintasan setelah WA (nama toko di tepi jalan menuju perlintasan), ternyata tidak ada palang pintunya. Tidak perlu menunggu pusat, kalau ada di perubahan segera diadakan,” ujar bupati, Selasa (27/8/2024).

Bupati meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten segera mengkomunikasi ke pihak terkait. Apabila hanya lempar-lemparan kewenangan saja, maka nyawa masyarakat yang menjadi taruhannya.

Bupati mengungkapkan, kelengkapan berupa pemasangan palang pintu di perlintasan di Desa Taji, Prambanan harus diprioritaskan. Sebelumnya, pintu perlintasan sebidang tersebut belum bsa dipasangi palang pintu karena menanti menjadi kewenangan siapa.

”Dari dulu memang masih lempar-lemparan kewenangan siapa, aset siapa. Jadi nanti segera dikomunikasikan ada beberapa titik. Yang menjadi prioritas yang mana nanti segera bisa dipasang palang sepur untuk keamanan dan keselamatan warga,” ujar Mulyani. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#kecelakaan #prambanan #solo-jogja #kereta api (KA) #klaten #perlintasan sebidang #bupati klaten sri mulyani