RADARSOLO.COM – Wajah Stasiun Klaten di Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah mulai berubah kembali ke bentuk aslinya. Hal itu bagian dari proses penataan stasiun berusia 1,5 abad yang dimulai sejak 12 Agustus lalu.
Berdasarkan pantauan Radarsolo.com, pada bagian depan Stasiun Klaten yang semula dipasang kanopi kini sudah dihilangkan. Beberapa pekerja pun tampak melakukan aktivitas pengerjaan di bagian depan stasiun juga.
Begitu juga pengerjaan di bagian parkir, loket serta tempat tunggu pengunjung di Stasiun Klaten. Tampak tulisan beautifikasi telah terpampang di beberapa titik di sekitar lokasi pengerjaan.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan, proses penataan Stasiun Klaten Tahap I oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan ditargetkan selesai pada akhir September ini.
”Penataan Stasiun Klaten ini dilaksanakan untuk mengembalikan wajah stasiun menjadi seperti bentuk aslinya. Itu nanti berbentuk limasan karena keaslian bangunan di Stasiun Klaten ini limasan,” ujar Krisbiyantoro, Rabu (11/9/2024)
Lebih lanjut, kawasan yang dilakukan penataan juga pada rumah dinas yang berada di seberang stasiun terdapat dua bangunan. Termasuk rumah dinas di sisi utara stasiun terdapat tiga bangunan.
Penataan dengan mengusung konsep limasan sebagai ciri khas arsitektur Jawa. Nantinya Stasiun Klaten akan memiliki ikon tersendiri yang menumbuhkan kesan tradisional bagi para pengunjung.
”Penataan tahap pertama itu di stasiun sendiri meliputi tempat parkir, hall, loket, ruangan-ruangan dan peron. Begitu juga ruang tunggu, kemudian fasilitas umumnya seperti toilet, musala, ruang operasional. Seluruhnya dirombak,” tambah Krisbiyantoro.
Selain itu, proyek penataan ini akan merombak jalan di sekitar Stasiun Klaten. Sedangkan tempat parkir, nantinya akan dipindah ke bagian belakang rumah dinas yang berada di seberang stasiun.
”Kami meminta maaf, selama penataan yang sedang berlangsung ini menjadikan alur penumpang sangat berbeda. Jadi penumpang juga perlu hati-hati untuk mengikuti alur yang sudah di tata secara darurat oleh Stasiun Klaten,” ujar Krisbiyantoro. (ren/adi)
Editor : Adi Pras