RADARSOLO.COM – Jalan Tol Solo-Jogja ruas Kartasura-Klaten akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (19/9/2024) di Boyolali.
Tapi siapa sangka ruas tol yang melintasi wilayah Klaten itu bakal menyuguhkan pemandangan alam Gunung Merapi dan Merbabu bagi pengguna tol.
Radarsolo.com sempat mengabadikan pemandangan di sekitar gerbang Tol Klaten di Desa Senden, Kecamatan Ngawen menjelang petang pada Selasa (18/9/2024).
Tampak dari kejauhan gagahnya Gunung Merapi yang masih aktif dan sebelahnya Gunung Merbabu.
Pemandangan itu akan didapatkan ketika pengguna tol masuk dari Gerbang Tol Klaten.
Tampak deretan lampu yang menyala di sepanjang jalan tol juga semakin mempercantik pemandangan terhadap dua gunung tersebut.
Begitu juga tampak lampu di sekitar gerbang tol Klaten juga siap menyambut para pengendara yang hendak menggunakan jalan bebas hambatan tersebut.
Ruas tol yang diresmikan antara Kartasura-Ngawen, Klaten itu sepanjang 22,3 kilometer (km). Ada tiga gerbang tol yang akan dioperasional untuk keluar dan masuk kendaraan yakni gerbang tol Banyudono di Boyolali serta gerbang tol Polanharjo dan Klaten yang ada di Kota Bersinar.
”Kalau (tol) di Klaten kan beda dengan Boyolali atau pun kalau kita ke Semarang. Soalnya Klaten dataran kan, apalagi tanahnya masih aktif, lahan lestari semuanya. Beda tapi Alhamdulillah bisa melihat (pemandangan) yang dilintasi tol dari sisi atas,” ujar Bupati Klaten Sri Mulyani saat ditemui di sela-sela acara Sambang Warga di Desa Blanceran, Kecamatan Karanganom, Rabu (18/9/2024).
Mulyani berharap, operasionalnya Jalan Tol Solo-Jogja menjadikan pertumbuhan ekonominya semakin meningkat. Mengingat ada dua gerbang tol di Klaten yang menjadi tempat keluar-masuknya kendaraan sehingga bisa mempercepat mobilitas.
”Kami harapkan ekonomi maupun pembangunannya semakin pesat. Doa dan harapan saya itu,” ujar Mulyani. (ren/adi)
Editor : Adi Pras