Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Gudang Tabung Gas Elpiji di Polanharjo Klaten Terbakar, Api Berkobar Hebat: Begini Kondisinya

Angga Purenda • Minggu, 3 November 2024 | 23:37 WIB
Tim damkar padamkan api di sebuah gudang di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (3/11/2024) dini hari. (Dokumentasi Damkar Klaten)
Tim damkar padamkan api di sebuah gudang di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (3/11/2024) dini hari. (Dokumentasi Damkar Klaten)

RADARSOLO.COM – Peristiwa kebakaran terjadi di gudang penyimpanan tabung gas elpiji di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten pada Sabtu (2/11/2024) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarsolo.com, kejadian kebakaran itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan gudang yang melihat kobaran api di salah satu tempat penyimpanan gas elpiji.

Petugas tersebut meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan ke petugas Damkar Klaten.

Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten menerima atas laporan itu pada Sabtu (2/11/2024) pukul 23.30.

Petugas Damkar Klaten kemudian mendatangi lokasi kebakaran yang berjarak sekira 19 kilometer untuk melakukan pemadaman.

”Untuk proses pemadaman baru selesai pada Minggu (3/11/2024) pukul 01.58. Selama proses pemadaman dibantu oleh tim damkar dari Boyolali dan Kota Solo,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten Sumino saat dikonfirmasi Minggu (3/11/2024).

Lebih lanjut, Sumino menjelaskan, luas area yang terbakar sekira 306 meter persegi dari total luas area 2.112 meter persegi.

Pihaknya pun memastikan tidak ada korban jiwa maupun terluka dalam peristiwa tersebut.

”Untuk penyebab masih dilakukan pendalaman oleh pihak berwenang,” tambah Sumino.

Sementara itu, Kapolsek Polanharjo AKP Abdillah menjelaskan, sebanyak lima mobil damkar dikerahkan untuk melakukan pemadaman api di gudang tersebut.

”Untuk kerugian material yang dimiliki pemilik gudang yakni 200 tabung gas elpiji 3 kg. Ditambah 60 tabung gas elpiji 12 kg serta satu mobil pikap terbakar. Nilai total kerugian ditaksir mencapai Rp 72 juta,” ujar Abdillah.

Terkait penyebab kebakaran, Abdillah mengungkapkan masih dalam tahap penyelidikan. Terutama terkait pematik datangnya kobaran api hingga menyebabkan kebakaran. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#gas elpiji #klaten #kebakaran #tabung gas elpiji #pemadam kebakaran (damkar) #damkar #Polanharjo