RADARSOLO.COM – Hujan deras disertai angin kencang membuat joglo di Alun-Alun Desa Barepan, Kecamatan Cawas roboh pada Sabtu (2/11/2024) malam.
Akibatnya, dua orang yang sedang berteduh di joglo tersebut tertimpa bangunan.
Peristiwa itu bermula pada Sabtu (3/11/2024) pukul 17.30 yang diawali dengan hujan deras disertai angin kencang di Desa Barepan.
Tepat di Alun-Alun Desa Barepan, terdapat dua bangunan joglo yang sekitarnya sering digunakan untuk berjualan para pedagang.
”Setiap sore memang digunakan untuk berjualan dan ada pembeli. Kemungkinan ada pembeli yang sedang berteduh di salah satu joglo saat terjadinya hujan deras itu. Hingga akhirnya, joglo itu roboh menimpa pembeli itu,” ujar salah seorang warga Desa Barepan Ari Nugraha Waluya Jati, 28, kepada Radarsolo.com saat dikonfirmasi Sabtu (2/11/2024) malam.
Jati mengungkapkan, joglo yang roboh itu termasuk bangunan baru. Dikarenakan baru selesai dibangun pada September lalu. Sedangkan joglo lainnya masih berdiri dengan kokoh.
Ada pun korban yang tertimpa robohnya salah satu joglo di Alun-alun Desa Barepan itu merupakan dua perempuan. Keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Cawas I untuk mendapatkan penanganan.
”Korban hanya mengalami luka ringan saja. Saya tidak tahu korban ini dari mana. Tapi yang pasti mereka ini memang nongkrong dan jajan di Alun-alun Barepan,” ujar Jati.
Camat Cawas Moh Prihadi membenarkan robohnya joglo di Alun-alun Desa Barepan tersebut. Dikarenakan hujan lebat dan angin kencang di wilayah tersebut.
”Joglo yang berada di sebelah utara roboh. Dikarenakan konstruksinya hanya dari kayu,” ujar Prihadi.
Dia juga membenarkan ada dua korban dari peristiwa tersebut karena tertimpa robohnya Joglo. Tetapi dirinya memastikan hanya mengalami luka ringan yakni lecet pada tubuhnya saja.
”Saat kejadian mereka ini memang sedang berteduh di jogloh yang roboh itu,” ujar Prihadi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Syahruna mengungkapkan, hujan disertai angin memang merata di Klaten.
Dua korban itu yakni Neny Afifah, 16, warga Kecamatan Bayat; dan Atiyah Nur Aini, 15, warga Kecamatan Cawas. Meski begitu, mereka sudah mendapatkan penanganan dan pertolongan pertama di Puskesmas Cawas I. (ren/adi)
Editor : Adi Pras