Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral Video Soal Keluhan Pelayanan Puskesmas di Klaten, Ini Penjelasan dari Dinas Kesehatan

Angga Purenda • Sabtu, 16 November 2024 | 00:22 WIB
Tangkapan video keluhan masyarakat terkait pelayanan Puskesmas Kemalang, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Tangkapan video keluhan masyarakat terkait pelayanan Puskesmas Kemalang, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sebuah video berisi keluhan pelayanan di salah satu puskesmas di Klaten tengah viral melalui aplikasi perpesanan. Video berdurasi 23 detik yang viral ini sejak Kamis (14/11/2024) sore.

Pada video itu memperlihatkan satu orang tidur telentang di tempat tidur pasien dibawa keluar puskesmas.

Terlihat juga bagian resepsionis dengan tulisan Puskesmas Kemalang. Sedangkan di luar puskesmas tampak satu unit pikap atau kendaraan bak terbuka colt L300 yang terparkir.

Terdapat suara dari perekam dalam video tersebut dengan mengungkapkan, ”Iki nang Puskesmas Kemalang. Rujukan ra oleh, nyilih fasilitas ambulans yo ra oleh. Akhir digowo L sapek” (Ini di Puskesmas Kemalang. Rujukan tidak dapat, meminjam fasilitas ambulans juga tidak boleh. Akhirnya dibawa menggunakan pikap).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Anggit Budiarto mendapatkan informasi terkait video tersebut pada Kamis (14/11/2024). Dia sudah melakukan klarifikasi kepada kepala Puskesmas Kemalang terkait kejadian tersebut.

”Jadi untuk kronologisnya, ada pasien yang datang pada Kamis (14/11/2024) pagi sekira pukul 08.30 ke UGD. Datang dengan keluhan nyeri di ulu hati dan terasa sesak. Begitu juga kakinya pegal-pegal dan sudah panas satu hari,” ujar Kepala Dinkes Klaten Anggit Budiarto, Jumat (15/11/2024).

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut dia, hasilnya tensi pasien tersebut normal. Tetapi denyut nadi mengalami peningkatan. Begitu juga suhunya meningkat yakni 38,8 celcius dan pernapasannya normal.

Puskesmas Kemalang langsung mengambil tindakan medis dengan pemasangan oksigen dan infus. Termasuk dilakukan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) yang hasilnya ada kenaikan detak jantungnya.

”Ini sebenarnya hanya miss komunikasi. Di mana memang secara aturan, pasien yang datang dan menurut kriteria rujukan dokter sehingga bisa dirawat di puskesmas. Namun pihak keluarga menghendaki rujuk,” ujar Anggit.

Anggit menjelaskan, ketika keluarga meminta untuk dirujuk, maka seluruh peralatan medis dilepas. Terlebih lagi, tidak bisa mengantarkan dengan rujukan dari puskesmas sehingga pasien berangkat sendiri.

”Ini hanya miss komunikasi dan akhirnya setelah ada komunikasi, semuanya sudah berjalan dengan baik. Pasien sudah dirawat dan kondisinya sudah baik. Tertangani di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten,” ujar Anggit. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#viral #klaten #video #Dinas Kesehatan (Dinkes) #igd #puskesmas #aplikasi perpesanan #Kemalang