Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dikeroyok Tawon Vespa Affinis setelah Pulang dari Rumah Tetangga, Nyawa Lansia di Jatinom Klaten Tak Tertolong

Angga Purenda • Minggu, 17 November 2024 | 22:38 WIB
Personel Damkar Klaten bersiap memusnahkan sarang tawon vespa affinis di Kecamatan Jatinom, Jumat (15/11/2024).
Personel Damkar Klaten bersiap memusnahkan sarang tawon vespa affinis di Kecamatan Jatinom, Jumat (15/11/2024).

RADARSOLO.COM- Teror sengatan tawon vespa affinis di Klaten belum usai.

H, 64, warga Desa Glagah, Kecamatan Jatinom, meninggal dunia setelah disengat tawon tersebut, Jumat (15/11/2024).

Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa H tak tertolong. 

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 10.00 saat H berjalan pulang dari rumah tetangganya.

Tanpa disangka, H diserang oleh kawanan tawon vespa affinis di belakang rumah warga.

Serangan yang terjadi secara tiba-tiba dan masif membuat H tidak mampu menyelamatkan diri, sehingga hanya bisa berteriak minta tolong.

“Saat korban meminta tolong, warga awalnya takut untuk mendekat karena jumlah tawon yang menyerang sangat banyak,” jelas Kepala Desa Glagah Sumedi Waluyo, Sabtu (16/11).

Korban sempat dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah Jatinom untuk mendapatkan pertolongan.

H disarankan menjalani rawat inap, tapi memilih pulang.

Di rumah, H mengalami demam tinggi dan lemas hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Ketika dilarikan kembali ke rumah sakit, H dinyatakan meninggal dunia.

Menanggapi kejadian ini, keluarga H dan warga melapor ke Damkar Satpol PP Klaten untuk pemusnahan sarang tawon.

Baca Juga: Persis Solo Jadi Klub Pertama ke Ternate di Liga 1 Musim Ini, Misi Besar Diusung

“Sarang tawon ditemukan di bagian belakang rumah, di antara genting dan dinding sehingga sulit terlihat,” ungkap Sumedi.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Klaten Sumino mengungkapkan, tim langsung melakukan penanganan pada Jumat malam.

Sarang tawon yang ditemukan berdiameter 50 cm dan berada di ketinggian tiga meter di bawah atap rumah warga.

Selain itu, ditemukan pula sarang lainnya berdiameter 30 cm di lokasi berbeda dalam desa yang sama.

“Tim juga menangani sarang tawon di Desa Gondang, Kecamatan Kebonarum, yang berada di ketinggian dua meter dengan diameter 20 cm,” jelas Sumino.

Proses penanganan dimulai dari pukul 17.00 hingga 20.10 melibatkan Regu 1 Damkar Klaten. Semua sarang berhasil dimusnahkan tanpa kendala.

“Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian masyarakat untuk segera melaporkan sarang tawon yang membahayakan,” tambah Sumino. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#meninggal dunia #klaten #sengatan #vespa affinis #jatinom #damkar #tawon #lansia