RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melelang ratusan kendaraan bermotor yang merupakan barang milik pemerintah daerah.
Lelang digelar di Pemkab Klaten pada Senin (2/12/2024) pada Pukul 10.00 di ruang rapat Gedung Blok C1 lantai 3.
Ratusan kendaraan bermotor yang dilelang meliputi 16 kendaraan roda tiga, 36 kendaraan roda empat, 11 truk dan 257 sepeda motor.
“Kendaraan yang dilelang ini memang sudah tidak layak dipakai. Kemudian, apabila dipertahankan tentunya juga memberatkan pemeliharaan. Biar nanti tidak terlalu berat untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Pemkab Klaten makanya dihapuskan dengan cara dilelang,” jelas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Klaten Fadzar Indriawan, Senin (2/12/2024).
Fadzar menjelaskan, lelang tersebut dilakukan oleh BPKPAD Klaten melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang terbagi dalam dua tahap.
Sebelumnya ada pengecekan dari KPKNL terkait kendaraan aset Pemkab Klaten yang dilelang.
"Hari ini tahap pertama. Nanti ada lelang tahap kedua, untuk waktunya diumumkan menyusul," jelasnya.
Ada pun kendaraan yang dilelang terbagi dalam 30 paket pada lelang tahap pertama.
Artinya, lelang kendaraan bermotor tersebut tidak dilakukan per unit. Melainkan sudah terbagi dalam beberapa paket.
“Per paketnya biasanya ada 10 unit. Mereka yang ikut lelang biasanya melihat dulu kondisinya. Baru nanti melihat limit dan kondisinya sehingga bisa menawar,” ujar Fadzar.
Terkait potensi pendapatan yang bisa diperoleh Pemkab Klaten dari Lelang tersebut, Fadzar mengungkapkan minimal bisa meraih Rp 200 juta. Tetapi BPKPAD Klaten menargetkan sekira Rp 2 miliar.
“Kendaraan yang dilelang ini, unit di OPD yang sudah lama. Nantinya untuk lelang, ada dua tahap yakni tahap pertama dan kedua untuk pelaksanaannya,” ujar Fadzar.
Berdasarkan paket kendaraan yang dilelang, merek serta jenis kendaraan yang dilelang beragam.
Seperti salah satu paket berisi 10 sepeda motor buatan 1976 hingga 2000. Ada pula paket lelang berisi truk buatan 1994 serta mobil dengan angka tahun pembuatan beragam.
“Banyak yang ikut lelang dalam tahap pertama ini. Tidak hanya dari lokal Klaten saja tetapi juga dari luar daerah seperti Tangerang hingga Jawa Timur,” ujar Fadzar.(ren/adi)
Editor : Adi Pras