Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dua Sekolah di Cawas Klaten Disidak Kepolisian Gara-gara Ini, Sejumlah Siswa Langsung Ketar-ketir

Angga Purenda • Rabu, 4 Desember 2024 | 16:19 WIB
Polsek Cawas menggelar sidak ke salah satu sekolah di Kecamatan Cawas, Selasa (3/12/2024(. (Angga Purenda/Radar Solo)
Polsek Cawas menggelar sidak ke salah satu sekolah di Kecamatan Cawas, Selasa (3/12/2024(. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Jajaran Polsek Cawas merespons keluhan masyarakat terkait pelajar yang berkendara secara ugal-ugalan menggunakan knalpot brong. Terlebih lagi berkendara tanpa kelengkapan surat izin mengemudi (SIM).

Keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial Facebook pada akun komunitas Cawas Punya Fecebook. Dalam unggahannya warga menulis postingan dengan kalimat berikut:

Ijin Posting Min…. ANGGOTA POLSEK CAWAS KHUSUSNYA KASAT LALU LINTAS NYA….MOHON DIPERHATIKAN MENGENAI KELUHAN MASYARAKAT MENGENAI KENDARAAN BERMOTOR BAGI ANAK SMP YG BLM PUNYA SIM CARA KENDARAANYA SBLM DAN SETELAH PULANG SEKOLAH SERING UGAL UGALAN (BONCENG BERTIGA,KNALPOT BRONG DAN TDK PUNYA SIM)UTK DITERTIBKAN.

Menanggapi hal itu, Polsek Cawas langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada Selasa (3/12/2024) di dua lokasi.

Yakni parkiran luar SMK Muhammadiyah Cawas dan SMP Negeri 1 Cawas. Hasilnya, petugas kepolisian menemukan 14 sepeda motor yang melanggar aturan. Dikarenakan menggunakan knalpot brong.

“Penggunaan knalpot brong memang menjadi salah satu penyebab keresahan masyarakat Cawas. Dikarenakan suaranya yang bising. Terutama mengganggu kenyamanan warga di lingkungan rumah dan sekolah,” ujar Kasi Humas Polres Klaten Iptu Nyoto, Rabu (4/12/2024).

Dalam operasi tersebut, petugas juga meminta siswa pemilik kendaraan untuk menghadirkan orang tua mereka ke Polsek Cawas.

Sekaligus diminta untuk melengkapi kelengkapan kendaraannya. Sepeda motor tidak akan dikembalikan sebelum knalpot diganti dan seluruh persyaratan terpenuhi.

“Kami tidak melakukan penilangan. Tetapi fokus pada edukasi dan pembinaan,” ujar Nyoto.

Seluruh orang tua yang datang ke Polsek Cawas juga diberikan edukasi agar ikut serta membimbing anaknya untuk tidak menggunakan knalpot brong pada kendaraannya.

“Kami berharap dengan adanya operasi ini, pelajar menjadi lebih sadar akan pentingnya menaati aturan lalu lintas. Menjadikan masyarakat dapat kembali merasa nyaman tanpa gangguan suara bising dari knalpot brong,” ujar Nyoto.(ren/adi)

Editor : Adi Pras
#knalpot brong #media sosial #klaten #Polsek Cawas #Penilangan #sidak #Keluhan Masyarakat