RADARSOLO.COM-Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Klaten, Jumat (6/12/2024) siang.
Peristiwa ini mengakibatkan atap rumah warga beterbangan, sejumlah pohon tumbang, dan kerusakan infrastruktur lainnya.
Merujuk data BPBD Klaten, wilayah yang terdampak parah yakni Dusun Ngriman, Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan.
Kerusakan meliputi atap rumah yang beterbangan hingga rumah tertimpa pohon tumbang.
Kevin, ketua RT 01 Desa Karanglo melaporkan bahwa 22 rumah warganya terdampak angin kencang. Terutama di wilayah RW 01.
"Kerusakan terbanyak terjadi pada bagian atap rumah warga. Dari jumlah tersebut, tiga rumah mengalami kerusakan paling parah," ujarnya, Jumat (6/12/2024).
Pendataan terus dilakukan, namun hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka.
Hujan lebat juga menyebabkan beberapa pohon tumbang di Desa Sabrang, Kecamatan Trucuk, hingga menutup akses jalan.
Selain itu, tanggul sungai di Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, dilaporkan jebol akibat derasnya arus air.
BPBD Klaten telah mengirimkan karung untuk menambal tanggul yang jebol.
Di Desa Keputran, Kecamatan Kemalang, pohon tumbang menimpa bagian dapur dan sebagian atap rumah warga.
Material seperti kayu, asbes, dan genteng rusak, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Baca Juga: Siapa Pengganti Gus Miftah Usai Mundur dari Utusan Khusus Presiden? Ini Jawaban Prabowo
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Klaten, Syahruna menuturkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan, TNI-Polri, perangkat desa, dan masyarakat terus melakukan asesmen serta penanganan di lapangan.
"Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa baik luka-luka maupun meninggal dunia," jelasnya.
BPBD Klaten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama di tengah cuaca ekstrem yang sedang berlangsung. (ren/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono