Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Band Armada Sukses Bius Ribuan Penonton di Klaten saat Pentas Musik Gempur Rokok Ilegal

Angga Purenda • Minggu, 15 Desember 2024 | 19:55 WIB
Band Armada saat tampil dalam Pentas Musik Gempur Rokok Ilegal di Alun-alun Klaten, Sabtu (14/12/2024). (Angga Purenda/Radar Solo)
Band Armada saat tampil dalam Pentas Musik Gempur Rokok Ilegal di Alun-alun Klaten, Sabtu (14/12/2024). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Puncak kegiatan sosialisasi gempur rokok ilegal digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten pada Sabtu (14/12/2024) malam.

Acara yang berlangsung di Alun-alun Klaten itu menghadirkan bintang tamu Band Armada yang populer dengan sejumlah lagu bergenre pop melayu.

Acara pentas musik itu terselenggara berkat kerja sama antara Diskominfo Klaten dengan Bea Cukai Surakarta.

Bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten hingga ribuan penonton.

Pentas musik gempur rokok ilegal itu diawali dari penampilan band lokal asal Klaten Dictionary Band.

Dilanjutkan dengan sosialisasi gempur rokok ilegal yang disampaikan langsung oleh Sekretariat DBHCHT Kabupaten Klaten Tomisila Adhitama.

Termasuk Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta Yetty Yulianty melalui video.

Hingga akhirnya memasuki pentas musik dengan menghadirkan Band Armada yang dibuka dengan lagu Mau Dibawa Kemana.

Kemudian berlanjut pada lagu Cinta Itu Buta, Mabuk Cinta hingga Buka Hatimu.

Tampak penonton begitu menikmati lagu-lagu yang dibawakan band asal Palembang, Sumatera Selatan itu.

Kepala Diskominfo Klaten Aris Pramana mengungkapkan, gelaran pentas musik gempur rokok ilegal itu merupakan bagian dari sosialisasi terkait peraturan perundang-undangan tentang cukai. Termasuk menggaungkan gerakan gempur rokok ilegal.

“Termasuk untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Klaten. Tentunya dengan menghadirkan bintang tamu grup musik Armada dan band lokal Klaten,” ucap Aris.

Lebih lanjut, Aris mengungkapkan, dipilihnya pentas musik untuk sosialisasi gempur rokok ilegal karena dinilai cukup efektif.

Mengingat mampu mendatangkan banyak penonton dari berbagai kalangan.

Sekaligus di dalamnya terdapat kegiatan edukasi kepada masyarakat terkait ciri-ciri rokok ilegal yang peredarannya harus ditekan.

Sekda Klaten Jajang Prihono meminta warga Klaten yang selama ini menjadi perokok aktif diminta memilih yang legal.

Mengingat peredaran rokok ilegal sangat merugikan pendapatan negara.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bea Cukai Surakarta atas penyelenggaraan pentas musik ini. Tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga ada edukasi agar masyarakat paham ciri-ciri rokok ilegal itu seperti apa. Termasuk yang resmi seperti apa,” ujar Jajang. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#band #klaten #Gempur Rokok Ilegal #armada #pemkab klaten #Sekda Klaten Jajang Prihono #alun-alun klaten