Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kendaraan Melintas Tol Klaten-Prambanan Meningkat, Antrean Masuk Gerbang Tol Capai 300 Meter: Ini Penyebabnya

Angga Purenda • Minggu, 22 Desember 2024 | 20:16 WIB
Kapolres Klaten AKBP Warsono membagikan snack dan selebaran informasi lalu lintas di Gerbang Tol Prambanan Klaten dalam Operasi Lilin Candi 2024. (Angga Purenda/Radar Solo)
Kapolres Klaten AKBP Warsono membagikan snack dan selebaran informasi lalu lintas di Gerbang Tol Prambanan Klaten dalam Operasi Lilin Candi 2024. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Kendaraan yang melintasi tol fungsional Klaten-Prambanan terus mengalami lonjakan sejak dibuka pada Jumat (20/12/2024).

Bagian dari tol Solo-Jogja ini dibuka untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas saat arus mudik-balik Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berdasarkan data dari PT Jasamarga Jogjasolo (JMJ), jumlah kendaraan yang melintas tol fungsional Klaten-Prambanan terdapat 10.682 kendaraan. Baik yang masuk melalui Gerbang Tol (GT) Prambanan maupun keluar dari Exit Tol Prambanan.

Sementara itu, untuk hari kedua pada Sabtu (21/12/2024) terdapat 20.073 kendaraan yang masuk dan keluar dari tol fungsional Klaten-Prambanan.

Kendaraan didominasi dari Jakarta dan Semarang. Meski alami lonjakan dua kali lipat, tetapi PT JMJ tetap memprediksi puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (28/12/2024) mendatang.

“Nantinya di tanggal 24 Desember 2024 terjadi peningkatan kendaraan karena telah mendekati Natal. Tetapi terus meningkat hingga terjadi di 28 Desember 2024 karena banyak masyarakat hendak merayakan tahun baru ke Yogyakarta,” ujar Direktur Utama PT Jasamarga Jogjasolo (JMJ) Rudy Hardiansyah, Sabtu (21/12/2024).

Pada hari kedua juga terdapat antrean di sekitar Gerbang Tol (GT) hingga 300 meter selama setengah jam.

Hal itu dikarenakan sejumlah pengendara tidak memiliki saldo e-toll yang cukup sehingga terjadi perlambatan arus.

“Untuk kemarin pintu yang kami buka terdapat delapan gerbang. Ditambah dua mobile reader , jadi saya kira sudah cukup karena terdapat 10 titik melakukan transaksi,” ujar Rudy.

Dia pun meminta kepada pengendara kendaraan yang hendak melintasi tol fungsional Klaten-Prambanan untuk memastikan saldo e-toll cukup.

Dikarenakan saat sampai di GT Prambanan tetap melakukan tapping kartu e-toll. Sekalipun untuk tol Klaten-Prambanan digratiskan.

“Dikarenakan pengendara melakukan transaksi terhadap penggunaan jalan tol sebelumnya. Baik dari tol Trans Jawa maupun dari Solo ke Klaten. Akan kami terus sosialisasikan terkait hal ini,” ujar Rudy.

Sementara itu, dalam rangka Operasi Lilin Candi 2024, Polres Klaten menggelar kegiatan humanis dengan membagikan snack dan air minum serta brosur berisikan informasi kepada para pengemudi yang melintasi GT Prambanan. Kegiatan tersebut langsung dipimpin Kapolres Klaten AKBP Warsono.

“Langkah ini bertujuan memberikan kenyamanan dan informasi yang bermanfaat kepada pengguna jalan. Terutama selama Nataru yang identik dengan peningkatan arus lalu lintas,” ujar kapolres. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#prambanan #klaten #nataru #tol #e-toll #operasi lilin candi #Kapolres Klaten AKBP Warsono #gerbang tol