Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Serunya Camping di Ekowisata Kali Talang Balerante Klaten, Cocok untuk Menikmati Sejuknya Hawa Merapi saat Libur Nataru

Angga Purenda • Senin, 23 Desember 2024 | 16:30 WIB
Wisatawan berfoto di depan lembah Gunung Merapi di Ekowisata Kali Talang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Wisatawan berfoto di depan lembah Gunung Merapi di Ekowisata Kali Talang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Ekowisata Kali Talang yang masuk kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) sudah dikembangkan sejak 2017.

Destinasi wisata yang berjarak 4 Km dari puncak Gunung Merapi ini ramai dikunjungi pengunjung.

Lokasinya di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Wisatawan melakukan berbagai aktivitas menarik seperti tracking hingga camping dengan pemandangan puncak Merapi.

“Awal-awal dibuka memang ramai sekali kunjungannya. Sebelum akhirnya sempat menurun karena ada Covid-19. Lalu beberapa bulan terakhir ini ramai lagi,” ujar Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Pemerintah Desa (Pemdes) Balerante, Jainu selaku pengemban wisata tersebut.

Jainu mengungkapkan, pada hari biasa ada 200 sampai 250 pengunjung yang berkunjung ke Ekowisata Kali Talang. Sedangkan pada akhir pekan maupun libur bisa tembus hingga 1.400 wisatawan.

Lokasi camping di Ekowisata Kali Talang dengan panorama alam Gunung Merapi. (Angga Purenda/Radar Solo)
Lokasi camping di Ekowisata Kali Talang dengan panorama alam Gunung Merapi. (Angga Purenda/Radar Solo)

Wisatawan yang datang berasal dari Klaten, Yogyakarta, Solo, Jakarta hingga sejumlah kota di Jawa Timur. Tak sedikit pula wisatawan asing.

“Di sekitar Kali Talang juga ada lima warung yang menyajikan berbagai menu,” ujar Jainu yang juga pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Balerante.

Jainu mengungkapkan, selain berkemah dan tracking, ada juga wisatawan yang melakukan aktivitas minat khusus seperti mengamati satwa hingga pemandangan puncak Gunung Merapi.

Pihaknya juga menyediakan berbagai paket wisata hingga menyewakan peralatan berkemah bagi wisatawan.

Bahkan menyiapkan tenda glamping dengan harga sekira Rp 700 ribu per malam.

“Jadi wisatawan yang datang tidak hanya foto-foto saja. Tetapi juga bisa melakukan lari dan tracking dengan sepanjang 2 Km. Jalurnya berbelok-belok dengan kanan-kirinya berupa pohon akasia dan rerumputan yang hijau dengan puncaknya diketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Udaranya begitu juga sejuk,” ujar Jainu.

Soal tiket masuk hari biasa, wisatawan umum membayar Rp 10.000 per orang ditambah Rp 2.000 untuk asuransi.

Untuk mahasiswa dan pelajar yang masuk rombongan minimal lima orang menjadi Rp 5.000 per orang ditambah asuransi.

Sedangkan harga tiket masuk akhir pekan maupun libur nasional wisatawan umum Rp 15.000 per orang.

Untuk mahasiswa dan pelajar dengan rombongan minimal lima orang menjadi Rp 7.500 per orang.

Sementara untuk wisatawan mancanegara baik hari biasa maupun akhir pekan dikenai tiket masuk sebesar Rp 150.000 per orang. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#camping #klaten #Kali Talang #gunung merapi #tracking #satwa #Kemalang #ekowisata