RADARSOLO.COM – Ratusan wali murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Klaten mendatangi sekolah di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Klaten pada Senin (23/12/2024).
Mereka menggelar rapat yang diwadahi dalam komite sekolah dan meminta kepala sekolah setempat untuk diganti.
Pantuan dari Radarsolo.com di lokasi, ratusan orang tua dan wali murid sempat berkumpul di aula sekolah.
Mereka membahas kebijakan sekolah tersebut dengan dijaga polisi dari jajaran Polsek Prambanan.
”Saya inginnya ganti supaya kualitasnya bagus. Soalnya waswas juga, karena kepala sekolahnya untuk kepentingan sendiri. Tidak mikirin siswa dan gurunya,” ujar salah satu orang tua wali murid MAN 3 Klaten yang hadir, Tri.
Dia mengungkapkan, ruang kepala sekolah diberi fasilitas TV dan AC yang menyebabkan listrik sekolah tidak kuat. Hal itu mengganggu kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah.
”Ngeri saja, untuk kepentingan sendiri. Saya takutnya mempengaruhi kualitas sekolah. Apalagi menyalahgunakan wewenang, sehingga (kebijakan yang diambil) tidak dimusyawarahkan dulu,” ujar Tri.
Pada akhir pertemuan itu diadakan pengumpulan pendapat untuk mengganti kepala sekolah. Wali murid yang datang pun mayoritas menyatakan setuju agar kepala sekolah diganti dengan mengacungkan jari.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Klaten Amin Ary Wibowo saat ditemui tidak ada di kantornya karena sedang di Semarang.
Saat dikonfirmasi juga belum bisa memberikan penjelasan karena sedang menguji di Kantor Kemenag.
“Saya sedang menguji di Kementerian Agama. Mohon maaf,” ujarnya singkat saat dihubungi melalui telepon. (ren/adi)
Editor : Adi Pras