Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lift Menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten Dioperasikan: Pengunjung Bisa Lihat Pemandangan dari Puncak

Angga Purenda • Rabu, 1 Januari 2025 | 19:20 WIB
Pengunjung memfoto pemandangan Kota Klaten dari atas menara Masjid Al Aqsha Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Pengunjung memfoto pemandangan Kota Klaten dari atas menara Masjid Al Aqsha Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Fasilitas lift untuk menara pandang Masjid Agung Al Aqsha Klaten resmi dioperasikan sejak Senin (30/12/2024).

Masyarakat umum bisa menggunakan fasilitas lift itu secara gratis hingga Minggu (4/12/2024) untuk melihat keindahan Kota Klaten dari ketinggian 33 meter.

Sedangkan mulai Senin (5/12/2024) diterapkan berbayar yang direncanakan Rp 5.000 per orang.

“Keberadaan menara ini sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat kapan dioperasikan. Kepada pengurus Masjid Agung Al Aqsha. Silakan dikelola dengan baik, dirawat dan utamakan keselamatan pengunjung,” ujar Bupati Klaten Sri Mulyani di sela peresmian.

Mulyani berharap dengan keberadaan lift itu bisa mempermudah masyarakat dalam mengakses menara pandang masjid tersebut.

Menurutnya, menara pandang tersebut justru melengkapi destinasi wisata religi di Klaten.

Adanya fasilitas menara pandang itu, menjadikan masyarakat yang berkunjung bisa beribadah, sekaligus menikmati kemegahan Masjid Agung Al Aqsha dari atas.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan Kota Klaten dan menara air yang ikonik.

“Kami harapkan dengan dibukanya menara ini dapat meningkatkan kemakmuran Masjid Agung Al Aqsha,” tambah Mulyani.

Menara Masjid Agung Al Aqsha sendiri terdiri dari empat lantai yakni basement, lantai 1, lantai 2 dan lantai 3.

Setiap lantai pada menara bisa diakses menggunakan lift serta tangga.

Pada ruang basement dan lantai 1 dilengkapi dengan diorama serta video wall menceritakan sejarah pembangunan masjid.

Dari yang awalnya merupakan terminal bus berubah menjadi bangunan masjid yang megah.

Sedangkan lantai 2 menara berada di ketinggian 7,25 meter. Terdiri dari dua bagian yakni indoor space dan outdoor space.

Pada bagian outdoor, pengunjung bisa memandang masjid hingga ruas Jalan Raya Solo-Jogja.

Sedangkan pada lantai 3 berada di ketinggian 29,3 meter. Pada lantai 3 tersebut merupakan gardu pandang. Pengunjung pun bisa melihat pemandangan Kota Klaten dari ketinggian.

“Semoga pembangunan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai aspek,” tambah Mulyani.

Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono sebelumnya telah meminta takmir Masjid Agung Al Aqsha Klaten untuk menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Terutama untuk berkunjung ke menara pandang masjid tersebut. Hal ini untuk memastikan keamanan bagi pengunjung saat menggunakan lift pada menara tersebut. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #masjid al aqsha klaten #menara #bupati klaten sri mulyani #Jajang Prihono