RADARSOLO.COM – Sebanyak 91 dai cilik dan muda ikut serta dalam lomba dai yang digelar oleh Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Klaten di kompleks Kantor Bupati Klaten pada Minggu (16/2/2025).
Untuk kategori dai muda, yang terdiri dari remaja dan pelajar, tercatat ada sebanyak 55 peserta. Sementara itu, kategori dai cilik diikuti oleh 36 peserta.
Ketua Ikadi Klaten, Amin Mustofa, menjelaskan bahwa lomba dai merupakan program unggulan yang rutin digelar setiap tahun.
"Kami konsisten untuk menyiapkan dai tunas perjuangan dakwah. Ikadi Klaten ingin para dai muda itu punya panggung. Minimal dai cilik itu menguji mental di depan jamaah," ujar Amin.
Lebih lanjut, Amin mengungkapkan antusiasme peserta cukup tinggi. Menariknya, terdapat peserta dari Bandung yang pulang kampung khusus untuk mengikuti lomba ini.
"Kedepannya diharapkan para dai dapat berkembang. Harapannya Kota Bersinar (Klaten) kelak melahirkan dai ternama," tambah Amin.
Salah satu peserta, Naufal Arkhan Wahid, 20, mengaku memilih mudik dari Bandung demi mengikuti lomba dai tersebut.
"Saya asli Delanggu, Klaten lulusan Pondok Pesantren Ibnu Abbas. Dari SMP saya biasa ikut lomba dai. Hanya waktu sekolah SMA off. Semester IV setelah kuliah mencoba ikut lomba dai lagi," ungkap Naufal, mahasiswa Telkom University Bandung.
Naufal menambahkan bahwa persiapannya sangat terbatas. Bahkan, ia sempat berlatih pidato di atas kereta api saat perjalanan pulang ke Klaten.
"Saya tidak persiapan khusus. Saya latihannya pas di kereta api waktu pulang ke Klaten. Semoga Ikadi Klaten terus memberikan panggung untuk dai-dai muda terus berlatih," ujarnya.
Setelah melewati babak penyisihan dan final, panitia menetapkan Aliny Mahira Shofa sebagai juara pertama kategori Pildacil.
Aliny mengalahkan rivalnya, Itsna Arindya dan Dzakiroh Africa, yang menempati posisi dua dan tiga. Ketiganya memperoleh hadiah berupa uang pembinaan, sertifikat, dan piala.
Untuk kategori dai muda, juara pertama diraih oleh Paras Ayuning Ati, disusul oleh Alifah Nurizzatun dan Naufal Arkham Wahid yang menempati posisi dua dan tiga.
Ketiganya juga mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, sertifikat, dan piala. (ren)
Editor : Damianus Bram