RADARSOLO.COM - Hujan deras yang terjadi pada Sabtu (22/2/2025) siang membuat tanggul sungai di Desa Kokosan, Prambanan, Klaten jebol.
Hal itu menjadikan genangan air sempat mengarah ke ruas Jalan Jogja-Solo sehingga arus lalu lintas terhambat.
“Jadi diawali dengan curah hujan yang tinggi sehingga tanggul sungai di Kokosan menjadi jebol. Air lalu mengarah ke jalan raya sehingga menghambat lalu lintas,” jelas Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Pembinaan Relawan dan Palang Merah Remaja (PMR) PMI Klaten Nur Tjahjono Suharto kepada RadarSolo.com, Sabtu (22/2/2025).
Lebih lanjut, Nur menjelaskan, setelah laporan itu masuk ke Posko PMI langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pemantauan. Hasilnya didapatkan wilayah yang terdampak jebolnya tanggul sungai di Desa Kokosan itu berada di Desa Tlogo dan Desa Borangan, Kecamatan Prambanan.
“Dampaknya hanya terganggunya aktivitas masyarakat. Lalu terkait lalu lintas di Jalan Jogja-Solo terpantau macet,” ujar Nur.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Syahruna dalam laporannya menyebut hujan deras pada Sabtu (22/2/2025) menjadikan beberapa titik di ruas Jalan Jogja-Solo terdampak genangan air. Begitu juga masuk ke rumah warga dengan ketinggian yang bervariasi.
“Genangan maupun banjir di Dusun Tegalkumpul, Desa Kokosan dengan kedalaman air 1 meter di jalan dan 15 cm di dalam rumah. Terdapat 10 rumah yang kemasukan air,” ujar Syahruna.
Kemudian terdapat genangan air di Dusun Cepoko, Desa Bugisan, Prambanan sedalam 60 cm di permukiman warga. Lalu di Dusun Borongan, Desa Tlogo, Prambanan yang menyebabkan genangan di Jalan Jogja-Solo setinggi 40 cm sehingga menimbulkan kemacetan.
Genangan air terjadi di Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo juga. Mengakibatkan satu rumah milik warga kemasukan air setinggi 10 cm.
Begitu juga genangan air di seputaran exit tol Prambanan yang di berada di wilayah Jogonalan sehingga arus lalu lintas dari arah Jogja menuju Solo sempat tersendat.
“Tapi banjir sudah mulai surut sekira Pukul 18.00. Tim TRC BPBD dann relawan masih melakukan pendataan di lokasi yang terdampak,” ujar Syahruna.
Berdasarkan informasi yang diterima RadarSolo.com, untuk genangan air yang belum surut hingga Sabtu (22/2/2025) malam berada di wilayah Dusun Sidodadi, Desa Tlogo, Prambanan. Terdapat dua rumah yang masih terendam air dan belum ada penurunan. Termasuk di Kantor Pos Prambanan, sehingga SAR, BPBD dan PMI Klaten serta relawan masih siaga.(ren)
Editor : Damianus Bram