Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Polres Klaten Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Exit Tol Prambanan Selama Musim Mudik Lebaran 2025

Angga Purenda • Rabu, 26 Maret 2025 | 02:29 WIB
Sejumlah kendaraan dari ruas Jalan Solo-Jogja yang hendak masuk ke Gerbang Tol (GT) Prambanan
Sejumlah kendaraan dari ruas Jalan Solo-Jogja yang hendak masuk ke Gerbang Tol (GT) Prambanan

RADARSOLO.COM – Menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025, Polres Klaten telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kepadatan di exit tol Prambanan.

Jalan Tol Solo-Jogja, yang telah beroperasi sejak Senin (24/3/2025), diprediksi menjadi jalur utama pemudik menuju Yogyakarta.

Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, menjelaskan, Tol Solo-Jogja yang dibuka hingga Prambanan diprediksi menjadi pilihan utama pemudik untuk melintas. Terlebih lagi tol fungsional Prambanan-Tamanmartani, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga sudah mulai dibuka.

“Tentu yang akan kita prediksi, para pemudik yang akan menuju Yogyakarta, akan mengambil ruas Tol Solo-Jogja ini. Sudah kami sosialisasikan bahwa ruas tol ini digunakan. Termasuk kesiapan pengamanan kami selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Nur Cahyo, Senin (24/3/2025).

Nur Cahyo menyatakan bahwa upaya antisipasi ini penting karena kepadatan kendaraan di exit tol Prambanan dapat menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Solo-Jogja, terutama dekat perbatasan wilayah DIY, tepatnya di depan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Polresta Sleman, Dirlantas Polda DIY, dan Dirlantas Polda Jateng untuk menangani potensi kepadatan ini,” ujar Nur Cahyo.

Salah satu strategi yang akan diimplementasikan adalah mengalihkan kendaraan untuk keluar melalui exit tol Polanharjo dan Klaten. Tujuannya adalah untuk mengurangi beban lalu lintas di exit tol Prambanan.

“Kami berharap dengan rekayasa lalu lintas ini, kita dapat meminimalisir kepadatan dan memperlancar arus kendaraan,” tambah Nur Cahyo.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Rudy Hardiansyah, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 27-28 Maret 2025, dengan sekitar 17 ribu kendaraan per jam yang diperkirakan melintas di Tol Solo-Jogja.

“Koordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan telah kami lakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik,” kata Rudy. (ren)

Editor : Damianus Bram
#prambanan #mudik #kepadatan lalu lintas #polres klaten #tol solo-jogja